Bungkam PSPS

Jumat, 15 April 2011 15:26
MALANG – Singa Arema is back. Ya, Noh Alam ‘Along’ Shah, pemain asal negara Singa Putih, benar-benar menunjukkan kedigdayaannya. Tak cukup hanya satu gol, Singa Along menggempur gawang PSPS empat gol.
Benar-benar luar biasa. Pemain yang sempat absen saat timnya membekuk Persija Jakarta akhir pekan lalu, tampil kesetanan. Kapten tim bernama lengkap Mohd Noh Alam Shah bin Kamarezaman itu, benar-benar memukau sekitar 10 ribu penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan.
Pesta empat gol itu, membuat Along langsung melesat sebagai pencetak gol terbanyak di skuad Arema. Sembilan gol sudah dia buat. Quattrick pemain berdarah Bawean itu mewarnai kemenangan 4-2 (2-1) Arema atas PSPS Pekanbaru.
Meski menang, anak asuh Miroslav Janu belum beranjak dari peringkat tiga klasemen sementara Liga Super. Tiga angka menambah perolehan poin Arema menjadi 37.
Ahmad Bustomi dkk masih terpaut satu angka dari Semen Padang yang nangkring di posisi runner up. Sementara bagi kubu PSPS, kekalahan kemarin tak mampu melonjakkan posisi mereka di peringkat 12 dengan raihan 21 poin.
Babak pertama berlangsung sangat atraktif. Kedua kubu tampil agresif dalam melancarkan serangan. Hasilnya tiga gol tercipta sepanjang 45 menit awal. Masing-masing satu untuk PSPS dan dua untuk Arema.
Tim tamu lebih dulu membuka skor lewat aksi M Isnaini saat laga baru berjalan 13 menit. Meneruskan bola rebound tendangan April Hadi yang membentur kaki defender Singo Edan, Roman Golian, tandukan bomber lokal tim Askar Bertuah (julukan PSPS) sukses memperdaya penjaga gawang Kurnia Meiga.
Sebelumnya, April Hadi yang menerima sodoran umpan Herman Dzumafo berhasil menembus petak penalti Arema setelah lolos dari perangkap offside. Gol tersebut sekaligus menjadi gol ketiga Isnaini musim ini.
Tak dinyana, tuan rumah bereaksi cepat. Hanya semenit berselang, giliran Singo Edan menjebol gawang PSPS yang dikawal Dede Sulaiman. Memanfaatkan set piece yang dieksekusi dengan baik oleh Chmelo Roman dari sisi kiri pertahanan lawan, Along yang membelakangi gawang lantas menyambut bola dengan back heading.
Bola yang meluncur deras menyusur ke sudut kanan gawang Dede Sulaiman. Meski berusaha keras mengantisipasi, mantan penjaga gawang Sriwijaya FC itu gagal menjangkau bola yang melaju lebih cepat. Gol tersebut menjadi gol keenam Along di Liga Super musim ini.
Bahkan Dede beberapa saat harus dirawat karena kepalanya membentur mistar gawang. Bukan itu saja, sejak benturan tersebut, penampilan Dede menurun sampai akhirnya di babak kedua dia digantikan Fance Hariyanto.
Tapi setelah gol itu, Along makin kesetanan. Meski sempat paceklik gol dalam 17 laga, pemain yang sudah dua musim bersama Arema ini bak ingin balas dendam. Laga berlangsung di 34 menit, Along kembali menggetarkan jala gawang tim tamu.
Meneruskan tendangan mendatar yang dilepaskan M Ridhuan dari sisi kiri pertahanan PSPS, pemilik nomor 12 Arema yang berdiri bebas di muka gawang tersebut tinggal menceploskan bola dengan tendangan pelan yang kembali mengelabuhi Dede Sulaiman. Gol yang merubah kedudukan menjadi 2-1 tersebut menuai protes keras dari kubu PSPS.
Tim asal Pekanbaru menilai penyerang yang sempat membela Tampines Rovers tersebut lebih dulu berdiri dalam posisi offside. Padahal dalam tayangan ulang kamera televisi, tampak jelas bahwa Along dalam posisi onside. Masih ada pemain belakang PSPS, yaitu Danil Junaidi yang berdiri sejajar dengan kapten Singo Edan itu.
Meski kubu PSPS yang dikomando pelatih Abdurachman Gurning meradang, wasit Mardi yang memimpin laga tetap bersikukuh dengan pendiriannya. Gol kedua Arema sore itu dinilai sah. Sempat terhenti tujuh menit, babak pertama akhirnya dapat kembali dilanjutkan. Semenit jelang turun minum, tuan rumah nyaris menambah keunggulan. Sayang, tembakan Chmelo Roman masih melebar tipis di samping kanan gawang lawan.
Dominasi tim berlogo kepala singa berlanjut usai jeda turun minum. Baru enam menit babak kedua bergulir, Arema sukses memperbesar skor.
Duet Singapura menjadi aktor utama terciptanya gol ini. Along sukses mencetak hattrick memanfaatkan umpan M Ridhuan yang melepaskan assist istimewa di dalam kotak penalti PSPS. Sundulan bomber kelahiran 30 September 1980 itu dari sudut sempit lagi-lagi memperdaya Dede Sulaiman.
Pergantian penjaga gawang yang dilakukan kubu tamu rupanya tak cukup efektif untuk menghentikan keganasan Along sore itu. Fance Hariyanto yang masuk menggantikan posisi Dede Sulaiman di bawah mistar terbukti juga tak kuasa membendung ketajaman striker bertinggi badan 178 cm itu.
Tak puas melesakkan tiga gol, pemain yang mengemban jabatan kapten tim sepeninggal Pierre Njanka tersebut memperbesar keunggulan Singo Edan menjadi 4-1 di menit ke-70.
Chmelo Roman kembali menunjukkan peran signifikannya di pertandingan ke-21 Arema musim ini. Menusuk dari sayap kiri, legiun asal Slovakia itu lantas mengirim umpan matang yang langsung disambut heading keras oleh Along.
Bola sundulan pilar timnas Singapura tersebut kembali menjebol jala tamu untuk kali keempat sore itu. Gol tersebut sekaligus menjadi gol kesembilan Along musim ini.
Bermaksud menjaga keunggulan dengan memperkokoh benteng pertahanan, pelatih Miroslav Janu lantas memasukkan Leonard Tupamahu untuk menggantikan Waluyo.
Tak disangka, keputusan tersebut justru menjadi perjudian fatal. Belum genap dua menit menginjakkan kaki di lapangan, stopper jangkung yang lama membela Persija Jakarta itu justru membuat blunder yang membuat PSPS menipiskan ketertinggalan.
Berniat membuang bola kemelut di muka gawang Kurnia Meiga, sepakan Leo yang meneruskan tendangan Putut Waringin justru meluncur ke dalam gawang timnya sendiri. Kedudukan pun berubah menjadi 4-2.
Satu gol disarangkan Patrice Nzekou di penghujung waktu normal dianulir wasit. Hakim garis lebih dulu mengangkat bendera offside. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tak satu gol tambahan mampu dikreasi kubu PSPS.
‘’Kita tidak tampil bagus di babak pertama. Tapi anak-anak kemudian bangkit dan mulai disiplin menjaga daerah. Along tampil bagus, semua pemain tampil bagus. Ini kemenangan yang tidak mudah,’’ kata Miroslav Janu, pelatih Arema. (tom/bua/poy/avi)

One thought on “Bungkam PSPS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s