Alun-alun Diserang Ulat Bulu

Alun-alun Diserang Ulat Bulu

MALANG – Ulat bulu terus menyerang wilayah Kota Malang. Alun Alun dan Jalan Semeru Gang I, kini jadi sasaran ulat bulu setelah sebelumnya menyerang tanaman di halaman gedung Badan Diklat Pemprov Jatim di Jalan Kawi dan di Jalan Kertoaji.
Ulat bulu yang diidentifikasi di Alun-alun tidak hanya hidup di pohon Beringin di berbagai penjuru. Namun juga tampak di pot, tempat duduk  hingga tembok gasebo.
’’Sudah mulai kelihatan sekitar lima hari lalu. Banyak penjual dan warga yang gatal-gatal setelah bersentuhan dengan ulat bulu,’’ kata Misdi, salah seorang pedagang keliling dalam Alun-alun sembari menunjuk ke sejumlah ulat yang merayap di tembok gasebo.
Sejumlah pedagang keliling membenarkan fenomena ulat bulu yang menyerang alun alun. Sariyam adalah salah satunya. Warga Kebalen Wetan, Klojen ini mengaku badannya baru saja sembuh dari gatal-gatal setelah terkena ulat bulu.
Masalah ulat bulu ini langsung ditanggapi Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Kemarin petugas DKP langsung dikerahkan untuk menyemprot insektisida di semua pohon, tempat duduk dan  gazebo.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Wasto mengatakan, penyemprotan insektisida untuk mencegah penyebaran ulat bulu.  ’’Saat ini masih dilakukan di Alun-alun. Tapi kami terus memantau pohon di tepi jalan,’’ jelas Wasto.
Kepala Seksi Penghijauan, DKP, Slamet Husnan mengatakan, penyemprotan insektisida jenis decis yang dilakukan kemarin setelah mendapat keluhan dari warga. Namun berdasarkan observasi sementara, kata Slamet, ulat bulu yang ditemukan di Alun-alun masih dalam jumlah yang wajar.
’’Belum diatas ambang kewajaran. Disetiap pohon memang biasa ditemukan ulat bulu. Penyemprotan hari ini sebagai tindakan pencegahan,’’ jelas Slamet.
Ulat bulu juga ditemukan di Jalan Semeru Gang I, tepatnya di RT 03, RW 01, Kelurahan Kauman. Sekitar jam 11.00 WIB kemarin, sejumlah anak kecil yang sedang bermain kaget bukan kepalang setelah melihat ulat bulu menempel di tiga pohon cemara hias yang tumbuh di tepi gang.
Pantauan Malang Post, ratusan ulat bulu itu menggelantung di daun dan dahan cemara hias. Ketua RT 03, RW 01, Kelurahan Kauman, Saiful Abdul memastikan segera melapor ke RW dan kelurahan.  Tujuannya agar fenomena ulat bulu itu segera dilaporkan ke Dinas Pertanian untuk penyemprotan insektisida.
Ulat bulu yang ditemukan di Alun Alun dan Jalan Semeru Gang I kemarin  tidak memiliki kesamaan bentuk fisik. Di alun alun, bentuk fisiknya lebih kecil, mirip seperti yang ditemukan di gedung Badan Diklat Pemprov Jatim di Jalan Kawi.
Sedangkan ulat bulu yang ditemukan di Jalan Semeru Gang I lebih besar. Bahkan ada yang sebesar ukuran jari tangan orang dewasa. Ini sama persis seperti yang ditemukan di Jalan Kertoajo, Kamis, pekan lalu. (van/avi)

 

2 thoughts on “Alun-alun Diserang Ulat Bulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s