Romo Kyai Ahmad Asrori Al Ishaqi RA Dan Penjual Minyak Wangi

5254_134257873754_521053754_3375469_6918660_n1Makkah Al Mukarromah, April 2004. Pagi hari setelah keluar dari Masjid Al Haram, Romo YAI RA mengajak sejumlah pendereknya untuk bersantai, berjalan jalan ke suatu area perbelanjaan tradisional. Waktu itu, tempat tersebut lebih dikenal oleh orang jawa dengan sebutan “Pasar Seng”.

Serombongan yang 6 orang penderek itu, dengan dipimpin oleh Romo YAI RA, keluar-masuk toko. Masuk ke toko kitab sebentar, keluar. Ganti masuk ke toko souvenir. Sebentar, keluar lagi, masuk ke toko arloji. Sampai akhirnya Beliau RA masuk ke toko minyak wangi. Otomatis semua penderek juga ikut masuk ke toko tersebut.

Entah kenapa, atau bisa jadi karena agak kecapekan, Romo YAI RA memilih duduk di salah satu kursi yang memang disediakan untuk pembeli, menghadap etalase, di salah satu sudut bagian dalam toko minyak wangi itu. Persis di depan Romo YAI RA duduk, hanya dipisahkan oleh almari etalase, berdiri seorang laki laki arab yang agak lanjut usia. Laki laki inilah yang kemudian diketahui sebagai pemiliknya.

Sementara para penderek memilih-milih mencari aroma yang dicocoki, Romo YAI RA dan lelaki pemilik itu ternyata dengan cepat kelihatan akrab dan menjalin obrolan dalam bahasa arab. Entah apa yang sedang diobrolkan oleh kedua beliau ini, tapi dari suasana yang awalnya penuh canda tawa, selanjutnya kelihatan berkembang dan berubah menjadi seperti sedang bicara tentang hal yang serius. Makin lama, makin kelihatan sama sama serius.

Lalu, sekitar setengah jam kemudian, Romo YAI RA memutus pembicaraan yang serius itu, dan sepertinya dengan tiba tiba saja, Beliau RA menjauh dan membalikkan tubuhnya, beralih menghadap, melihat-lihat minyak wangi. Tapi di sudut sana tadi sangat kelihatan, wajah lelaki tua pemilik toko itu diam terperangah. Wajahnya tegang, tak bergerak ataupun berkata, dan dari jarak sekitar 4 meter, matanya terus menatap punggung Romo YAI RA.

Mungkin karena tak bisa menahan diri, akhirnya si pemilik ini memanggil dan berbisik menanyai Fulan, salah seorang dari penderek. Karena Fulan yang ditanya itu tak bisa berbahasa arab, maka bergantilah bicara dalam bahasa inggris, meskipun “gratul-gratul”.

Intinya begini. Lelaki ini bertanya sembari jarinya menunjuk ke Romo YAI RA, “Oang yang kau ikuti itu siapa?” Dijawab balik oleh Fulan, “Memang kenapa?”. Lalu lelaki ini bicara dengan nada serius dan setengah gemetaran.

“Saya ngobrol dengan dia hanya sebentar. Tapi, Wa-Allaah, saya sangat yakin, itu bukan orang sembarangan. Wa-Allaah, itu bukan orang sembarangan” Diulang sampai tiga kali.

“Meskipun saya ini pedagang minyak wangi, tapi setidaknya saya dulu pernah mengaji. Saya pernah ber-Guru. Dari situ Guru saya membuat saya mengerti, akan tanda tanda orang yang istimewa dan yang diistimewakan oleh Robbul-‘Izzah Subhaanahu Wata’aalaa. Namun sekian tahun baru kali ini membuktikan. Inilah orang itu. Wa-Allaah, Inilah orang itu”

Belum habis bicara, Fulan mendengar suara Beliau RA setengah berteriak memanggil namanya. Spontan Fulan dengan tergesa memohon ijin lelaki tersebut dan langsung mendekat menghadap Beliau RA. Beliau RA lantas bertanya, “Bicara apa habib itu?”

Maka diceritakanlah secara ringkas omongan yang barusan didengarnya. Syahdan, Romo YAI RA spontan bergegas sembari dawuh ke para penderek, “Ayo … Ayo … Cepat kita berpindah. Cepat. Cepat” Romo YAI RA dengan langkah cepat, keluar meninggalkan toko itu, meski si lelaki pemilik tadi berteriak teriak memanggilnya. Romo YAI RA hanya menoleh sebentar dan kedua tangannya mengisyaratkan sungkem pamit, sambil kaki tetap melangkah dengan cepat. Langsung menuju ke hotel tempat menginap.

HABIB ALI AL-HABSYI RA BERTEMU RASULULLAH SAW

Bismillah
PERTAMA KALI HABIB ALI AL-HABSYI RA BERTEMU RASULULLAH SAW

Al-Habib Al-Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husin Al-Habsyi dilahirkan pada hari Juma’at 24 Syawal 1259 H di Qasam, sebuah kota di negeri Hadhramaut. Beliau dibesarkan di bawah asuhan dan pengawasan kedua orang tuanya; ayahandanya, Al-Imam Al-Arif Billah Muhammad bin Husin bin Abdullah Al-Habsyi dan ibundanya; As-Syarifah Alawiyyah binti Husain bin Ahmad Al-Hadi Al-Jufri, yang pada masa itu terkenal sebagai seorang wanita yang solihah yang amat bijaksana.

Pendidikan Ibunda Habib Ali agar mencintai Rasulullah SAW
Di waktu umur Habibana ‘Ali bin Muhammad al-Habsyi 7 tahun, ibunda beliau memanggil beliau dan berkata,
“Yaa ‘Ali, engkau mau dapat ridlo ku tidak di dunia dan akhirat..?”
“Iya, ya ummii..” Jawab beliau.
“Kalau engkau mau dapat ridlo dariku, ada syaratnya..!!” Kata ibunda Habib ‘Ali.
“Apa syaratnya, ummi..??”
“Hmm.. Engkau harus bertemu dengan datukmu, Rasul Allah SAW.” Jawab umminya.Simtud Durror
Habib ‘Ali al-Habsyi yang masih kecil bingung. Dia tidak mengetahui bagaimana cara untuk bertemu dengan datuknya. Mulailah beliau mencari tahu dan belajar dengan guru-gurunya. Pergilah beliau ke salah satu tempat majelis ulama, kemudian dia berkisah tentang permasalahannya untuk mendapat ridlo ibunya dengan cara seperti tadi. Lalu gurunya berkata,
“Yaa ‘Ali, kalau engkau ingin bertemu dengan Rasul Allah SAW maka engkau harus mencintai Beliau SAW dahulu dan tak akan ada rasa cinta jika engkau tak kenal dengan yang di cinta.”

Belajarlah beliau tentang sejarah Baginda Nabi SAW. Tidak hanya itu, setiap orang alim yang ada selalu di tanya tentang masalah ini. Walhasil, banyaklah guru beliau. Ada yang berkisah kalau guru beliau mencapai ribuan orang.
Nah.. seiring waktu berjalan, bertambahlah umur beliau sampai mencapai usia kurang lebih 20 tahun, beliau akhirnya bermimpi bertemu datuknya SAW. Begitu terbangun dari tidurnya, beliau langsung memberitahu ibunya.
“Yaa ummii… ‘Ali sudah bertemu Baginda Rasul Allah SAW.” Kata al-Habib ‘Ali sambil menangis haru. Tetapi, apa jawab ibunda beliau..!!!??
“Yaa ‘Ali, di mana engkau bertemu Beliau?”
“Di dalam mimpiku, Ummii.” Kata al-Habib ‘Ali.
“Yaa ‘Ali, pergi engkau dari hadapanku. Engkau bukan anakku…!!!!”
Menangislah beliau… Keinginan hati untuk menyenangkan sang ibu pupus sudah. Dalam kegelisahannya, beliau kembali bertanya kepada guru-gurunya, namun tak satupun dapat menjawabnya. Mengapa ibu beliau justru marah setelah mendapat laporan beliau tentang mimpinya.

Pada suatu malam beliau kembali bermunajah untuk dapat bertemu datuknya SAW. Larut dalam tangisan tengah malam, al-hasil tidurlah beliau. Dan al-Hamdulillah beliau kembali beremu dengan datuknya SAW.
“Yaa Jaddy (Kakek ku), Yaa Rasul Allah SAW.. Anakmu ini ingin menanyakan tentang perihal ummii.” Kata al-Habib ‘Ali kepada Rasul Allah SAW.
“Duhai ‘Ali anakku, sampaikan salamku kepada ibumu..” Jawab Rasul Allah SAW di dalam mimpinya al-Habib ‘Ali.
Begitu bangun, beliau langsung mengetuk pintu kamar umminya sambil menangis tersedu-sedu.
“Duhai Ummii, anakmu telah bertemu lagi dengan Baginda Rasul Allah SAW dan Beliau kirim salam kepada Ummii.” Kata al-Habib ‘Ali.
Tiba-tiba dari kamar, ibunda beliau keluar dan berkata,
“Yaa ‘Ali, kapan dan dimana engkau bertemu datukmu SAW..??” Tanya ibunda al-Habib ‘Ali
“Aku bertemu beliau di dalam mimpiku.” Jawab al-Habib ‘Ali dengan tangisan yang tak putus-putus.
“Pergi dari hadapanku ya ‘Ali…!!! Engkau bukan anakku..!!” Jawabnya. Jawaban sang ibu benar-benar meruntuhkan hati al-Habib ‘Ali. Kemudian pintu kamar ibunda al-Habib ‘Ali al-Habsyi tertutup lagi, meninggalkan beliau seorang diri.

Esok harinya beliau mengadu kembali kepada guru-gurunya namun tak satupun dari mereka yang dapat menenangkan hati beliau. Semakin hari kegelisahannya semakin menjadi-jadi, setiap detik setiap saat beliau terus-terusan mengadu dan bermunajah serta bertawajjuh kepada Allah dan Rasul Allah SAW.
Tibalah suatu malam, beliau hanyut jauh ke dalam lautan munajah dan mahabbah yang amat sangat dahsyat kepada Nabi SAW. Kemudian beliau sujud yang sangat lama, tiba-tiba dalam keadaan sujud beliau mendengar suara yang lemah lembut,

“Yaa ‘Ali, angkat kepalamu..!!! Datukmu ada di mata zhohirmu.”

Begitu al-Habib ‘Ali al-Habsyi mengangkat kepalanya seraya membuka kedua pelupuk matanya perlahan-lahan, bergetarlah seluruh tubuh Habibana ‘Ali. Beliau menangis dan berkata,

“Marhaban bikum Yaaa Jaddii, Yaa Rasul Allah..”
Ternyata sosok tersebut adalah Rasul Allah SAW berada di hadapan al-Habib ‘Ali. Kemudian Rasul Allah SAW berkata, “Duhai anakku, sampaikan salamku kepada ummi mu dan katakan kepadanya kalau aku menunggunya di sini..!!”

Seolah-olah gempa. Bergetar sekujur tubuh al-Habib ‘Ali al-Habsyi, beliau merangkak ke kamar ibundanya.
“Yaa ‘Ummi, aku telah bertemu kembali dengan Rasul Allah SAW dengan mata zhohirku dan Beliau menunggu Ummi di kamar ‘Ali..”

Ibunda beliau membuka pintu kamarnya seraya berkata, “Ini baru anakku engkau telah mendapat ridlo dari ku.”
…… Inilah didikan dari seorang ibu kepada anaknya untuk mencintai Rosul Allah SAW.

di antara karangan beliau yang sangat terkenal dan dibaca pada berbagai kesempatan di mana-mana, termasuk di kota-kota di Indonesia, ialah risalah kecil ini yang berisi kisah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan diberinya judul “Simtud Duror Fi Akhbar Maulid Khairil Basyar wa Ma Lahu min Akhlaq wa Aushaf wa Siyar (Untaian Mutiara Kisah Kelahiran Manusia Utama; Akhlak, Sifat dan Riwayat Hidupnya)
.Dipetik dari: Untaian Mutiara – Terjemahan Simtud Duror oleh al Habib Anis bin Alwi bin Ali Al-Habsyi RA….

semoga berkah dari pada Beliau” mengalir kepada kita semua, tatkala karangan beliau tsb dibaca disetiap acara haul di daerah kita dan menjadikan tawasul kita dengan baginda Rasul melalui kisah” tsb.
aminnnnnn………….

HAL- HAL YG MENYEBABKAN ORANG MENJADI FAKIR (kitab Ta’limul Muta’allim)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: لا يرد القدر إلا بالدعاء، ولا يزيد فى العمر إلا البر، فإن الرجل ليحرم من الرزق بذنب يصيبه ثبت بهذا الحديث أن إرتكاب الذنب سبب حرمان الرزق خصوصا الكذب فإنه يورث الفقر, وقد ورد فيه حديث خاص,

zarnujiTalimalMutaallim Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : ” tdk bisa menolak taqdir kecuali dengan doa dan tdk bisa menambah umur kecuali dengan amalan kebaikan, sesungguhnya seseorang terhalangi dari rizkinya sebab dosa yg dilakukannya.”
telah tetap dalam hadia ini bahwa melakukan dosa menjadi sebab terhalanginya rizky, khususnya dosa berbohong karena berbohong bisa menyebabkan kefakiran dan telah ada hadis khusus tentangnya.

وكذا نوم الصبحة يمنع الرزق, وكثرة النوم تورث الفقر, وفقر العلم أيضا
والنوم عريانا, والبول عرينا، والأكل جنبا, والأكل متكئا على جنب, والتهاون بسقوط المائدة, وحرق قشر البصل والثوم, وكنس البيت فى الليل بالمنديل, وترك القمامة فى البيت,

begitu juga tidur di waktu subuh bisa mencegah rizky, memperbayak tidur menyebabkan kefakiran juga fakir ilmu,
tidur dlm keadaan telanjang bulat, kencing dengan telanjang bulat, makan sambil tiduran miring, menganggap remeh jatuhnya makanan, membakar kulit bawang putih dan bawang merah, menyapu di malam hari dengan kain dan meninggalkan sampah berserakan di dalam rumah.

والمشي قدام المشايخ, ونداء الوالدين باسمهما, والخلال بكل خشبة وغسل اليدين بالطين والتراب, والجلوس على العتبة, والاتكاء على أحد زوجي الباب, والتوضؤ فى المبرز, وخياطة الثوب على بدنه, وتجفيف الوجه بالثوب, وترك العنكبوت فى البيت

berjalan di depan para guru/orang tua, memanggil ortu dengan namanya saja, membersihkan makanan disela sela gigi dengan benda yg kasar, mencuci kedua tangan dengan tanah dan debu, duduk di ambang pintu, bersandar pada salah satu pintu, berwudhu di tempat istirahat seseorang,
menjahit baju di badan, mengeringkan wajah dengan baju dan tdk membersihkan rumah laba2 di rumah

, والتهاون فى الصلاة, وإسراع الخروج من المسجد بعد صلاة الفجر, والإبتكار بالذهاب إلى السوق, والابطاء فى الرجوع منه, وشراء كسرات الخبز من الفقراء, والسؤال, ودعاء الشر على الوالد, وترك تخمير الأوانى وإطفاء السراج بالنفس: كل ذلك يورث الفقر, عرف ذلك بالآثار

meremehkan sholat, bersegera keluar dari masjid setelah sholat fajar, berpagi2 berangkat ke pasar, berlambat2 kembali dari pasar, membeli sisa2 roti dari orang fakir, meminta minta, mendoakan keburukan thd ortu, tdk menutup cawan, dan mematikan lampu minyak dengan nafas, semua hal itu bisa menyebabkan kefakiran, itu bisa diketahui dari atsar.

وكذا الكتابة بالقلم المعقود، والامتشاط بالمشط المنكسر، وترك الدعاء للوالدين، والتعمم قاعدا، والتسرول قائما، والبخل والتقتير، والإسراف، والكسل والتوانى والتهاؤن فى الأمور

begitu juga menyebabkan kefakiran adalah menulis dengan pena yg melengkung, bersisir dengan sisir yg rusak, tdk mendoakan kedua ortunya, memakai serban sambil duduk, memakai celana sambil berdiri, pelit, terlalu irit, terlalu berlebihan, malas, menunda nunda dan menganggap remeh/ menyepelekan urusan2, semuanya itu menyebabkan fakir seseorang.

wallohu a’lam.

HAKIKAT IBADAH

قَالَ الشَّيْخُ نَجْمُ الدِّيْنِ اَلْكِبْرِىْ : اَلشَّرِيْعَةُ كَالسَّفِيْنَةِ وَالطَّرِيْقَةُ كَاْلبَحْرِ وَلْحَقِيْقَةُ كَالدُّرّ ِفَمَنْ أَرَادَ الدُّرّ َرَكِبَ ِفيْ السَّفِيْنَةِ ثُمَّ شَرَعَ ِفيْ اْلبَحْرِ ثمُ َّوَصَلَ ِالىَ الدُّرّ ِفَمَنْ تَرَكَ هٰٰذَا التَّرْتِيْبَ َلا يَصِلُ اِلىَ الدُّر ِ


Syakh Najmuddin berkata “Syariat itu bagaikan perahu, thariqah bagaikan laut sedang haqiqat bagaikan intan permata di tengah lauatan, barangsiapa mengiginkan intan permata itu maka dia harus naik perahu dan berlayar ke tengah lautan kemudian menyelam ke dasar laut, dengan cara itulah dia akan menemukan intan permata. Dan barang siapa meninggalkan urutan/tata cara ini maka dia tidak akan sampai dan tidak akan menemukan sebuah intan/permata”


و قال مولانا جلال الدين: “الطهارة في الشريعة بالماء، و الطهارة في الطريقة بالتخلية عن الهوى”. و قال أيضا: ” صلاة الشريعة بالأذكار و الأركان، و صلاة الطريقة بالانخلاع عن الأكوان و التوجه بالكلية إلى الرحمن واستغراقه في لذات المناجاة في كل زمان و مكان”

صوم الشريعة بالإمساك عن الأكل و الشرب و غيرهما، و صوم الطريقة بالإمساك عن الأوهام و الإنشغال بمحبة رب الأنام ” . و أيضا “الحج في الشريعة هو زيارة بيت الله، و الحج في الطريقة زيارة تجليات الله تعالى، و الحج في الحقيقة فناء في الله”.


Maulana Jalaaluddin berkata :

• Thoharoh (bersuci) dalam syariat menggunakan air, dalam thariqah dengan melepaskan diri dari hawa nafsu.

• Sholat dalam syariat dengan aneka dzikir dan rukun, dalam thariqah dengan menanggalkan hal selain Allah, menghadap secara totalitas pada Yang Maha Penyayang dan menyelam dalam nikmatnya munajat di sepanjang waktu dan ruang.

• Puasa dalam syariat dengan mencegah diri dari makan minum dan yang membatalkan lainnya, dalam thariqah dengan mencegah dari khayalan, angan-angan serta menyibukkan diri dengan mencintai Sang Penguasa Alam.

• Haji dalam syariat berziarah ke Baitullah, dalam thariqah berziarah kedalam tajalli nya Allah, dalam haqiqat fana (sirna) dengan Allah

10 Fadilah Bersedekah

10 FADHILAH BERSEDEKAH
Dinukil dari kitab Tambihul Ghofilin Abul Laits As Samarqondi

قَالَ الْفَقِيهُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ : عَلَيْكَ بِالصَّدَقَةِ بِمَا قَلَّ أَوْ كَثُرَ ، فَإِنَّ فِي الصَّدَقَةِ عَشْرَ خِصَالٍ مَحْمُودَةٍ : خَمْسَةً فِي الدُّنْيَا ، وَخَمْسَةً فِي الْآخِرَةِ.

al faqih abul laist berkata : ” tetapkanlah atas kalian bersedekah baik sedikit maupun banyak, karena sesungguhnya bersedekah itu terdapat sepuluh keadaan yg terpuji.
yang lima di dunia ini dan yg lima lagi di akherat nanti.

فَأَمَّا الْخَمْسَةُ الَّتِي فِي الدُّنْيَا ، فَأَوَّلُهَا : تَطْهِيرُ الْمَالِ كَمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَلَا إِنَّ الْبَيْعَ يَحْضُرُهُ اللَّغْوُ وَالْحَلِفُ وَالْكَذِبُ فَشُوبُوهُ بِالصَّدَقَةِ “.
وَالثَّانِي : أَنَّ فِيهَا تَطْهِيرَ الْبَدَنِ مِنَ الذُّنُوبِ كَمَا قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا سورة التوبة آية 103 ،
وَالثَّالِثُ : أَنَّ فِيهَا دَفْعَ الْبَلَاءِ وَالْأَمْرَاضِ كَمَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” دَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ “.
وَالرَّابِعُ : أَنَّ فِيهَا إِدْخَالَ السُّرُورِ عَلَى الْمَسَاكِينِ ، وَأَفْضَلُ الْأَعْمَالِ إِدْخَالُ السُّرُورِ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ.
وَالْخَامِسُ : أَنَّ فِيهَا بَرَكَةً فِي الْمَالِ ، وَسِعَةً فِي الرِّزْقِ كَمَا قَالَ اللَّهُ تَعَالَى : وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ سورة سبأ آية 39 ،

adapun lima yg di dunia ini adalah :

1. mensucikan harta , sebagaimana sabda nabi shollallohu alaihi wasallam : ” ingatlah, bahwa sesungguhnya jual beli itu bisa datang kpdnya perkataan yg bukan bukan, sumpah palsu dan kebohongan maka campurilah jual belimu itu dengan shodaqoh.”

2. mensucikan badan dari dosa, sebagaimana firman Allah azza wajalla dlm surat at taubah ayat 103 :
“Ambillah shodaqoh dari sebagian harta mereka, dengan shodaqoh itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka “

3. menolak bala’ dan penyakit2, sebagaimana sabda nabi shollallohu alaihi wasallam : ” obatilah orang2 sakit kalian dengan bersedekah.”

4. idkholus surur ( memberikan kebahagiaan ) kepada orang2 miskin, dan sebaik2 amalan adalah idkholus surur terhadap mukminin.

5. menjadikan berkah harta dan melapangkan rizki , sebagaimana firman Allah dalam surat saba’ ayat 39 :
” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya “

وَأَمَّا الْخَمْسَةُ الَّتِي فِي الْآخِرَةِ : فَأَوَّلُهَا : أَنْ تَكُونَ الصَّدَقَةُ ظِلًّا لِصَاحِبِهَا مِنْ شِدَّةِ الْحَرِّ.
وَالثَّانِي : أَنَّ فِيهَا خِفَّةَ الْحِسَابِ.
وَالثَّالِثُ : أَنَّهَا تُثَقِّلُ الْمِيزَانَ.
وَالرَّابِعُ : جَوَازٌ عَلَى الصِّرَاطِ.
وَالْخَامِسُ : زِيَادَةُ الدَّرَجَاتِ فِي الْجَنَّةِ.

adapun lima yang ada di akherat adalah :

1. shodaqoh tersebut menjadi naungan bagi pemiliknya dari panas yg sangat.
2. menjadikan ringannya hisab.
3. menjadikan berat pada mizan (timbangan amal)
4. bisa melewati shirot (titian akherat )
5. menambahkan derajat di syurga.

wallohu a’lam.

تنبيه الغافلين
ابو الليث السمرقندى

MAKNA TEMBANG “SLUKU-SLUKU BATHOK”

Tahukah Anda bahwa sejarah telah mencatat, para Wali songo di tanah air telah menggubah tembang dolanan anak yang sarat akan makna. Ini hanya sekedar contoh, betapa besar perhatian para penegak agama kepada anak. Anak adalah generasi penerus yang harus disibukkan belajar, bukan menyanyikan lagu orang dewasa. Image
 
Inilah salah satu lagu atau tembang dolanan gubahan para wali, sluku-sluku bathok beserta maknanya :
 
1. Sluku-sluku bathok, bathoke ela-elo
 
Usluk fa usluka bathnaka, bathnaka ila Allah Berjalan jalankan batinmu, batinmu kepada Tuhan. Ada juga yang memaknai Ghuslu-ghuslu batnaka, bathnaka ila Allah Mandi sucikan jiwamu menuju kepada Allah dari segala kesibukan hati selain mengingat-Nya, dari segala penyakit hati yang meranggaskan setiap kebaikan manusia.
 
2. Si Rama menyang Solo
 
Sharimi Yasluka artinya Petik dan ambillah satu jalan, dalam versi lain berasal dari kata Siru ma’a man sholla, Berjalan bersama orang-orang yang menegakkan sholat yaitu orang yang tidak bosan-bosan berjuang di jalan Allah.
 
3. Oleh-olehe payung mutha
 
Laailaha illaallah hayun wal mauta maknanya kurang lebih demikian Esakan Allah dari hidup sampai mati. Ajakan untuk bertauhid dan berpegang teguh kepada agama Allah sampai akhir hayat. Istiqomah dengan kalimat Lailaha illaAllah
 
4. Mak jenthit lolobah
 
Mandzalik muqarabah, Siapa yang mendekat bertaqarrublah tanpa henti. Selalu mendekat kepada Allah dalam segala keadaan. Sabar saat diuji, syukur saat diberi nikmat.
 
5. Wong mati ora obah
 
Hayun wal mauta innalillah, Sungguh hidup dan mati hanyalah milik Allah. Dalam versi lain berasal dari kataMan mata ra’a dzunubah, orang nang mati akan melihat dosanya. Oleh karena itu siapkanlah kematianmu dengan terus berbuat baik kepada sesama dengan penuh cinta dan Taqwa kepada Allah SWT.
 
6. Yen obah medeni bocah
 
Mahabbatan mahrajuhu taubah, Maka, bercintalah dengan kecintaan menuju taubat. Selagi masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup di dunia ini. Jangan pernah putus asa dalam menggapai rahmat dan maghfirah-Nya.
 
 7. Yen urip goleka dhuwit
 
Yasrifu innal khalaqna insana min dhafiq, Ingatlah sungguh manusia diciptakan dari air yang memancar. Maksudnya, manusia diciptakan dari ketiadaan dan kehinaan. Oleh karena itu untuk memperoleh kemulyaan harus dengan berjalan di jalan Allah.
 

Tips-Tips Motor Irit Honda CB 150R

Berikut adalah tips jitu untuk mengirit konsumsi BBM di motor anda.
1. Memasang Power Booster
Trik paling gampang untuk menghemat bensin adalah dengan cara memperbesar pengapian. Hal ini berlaku untuk motor 2 tak dan 4 tak. Dengan memperbesar api/tegangan, otomatis bahan yang diletup busi makin sempurna terbakar. Singkatnya bersih tak tersisa, jadi tidak perlu membuka gas besar untuk mendapatkan tenaga spontan. Bagaimana caranya? Pasang saja power booster, alat ini dapat dibeli di toko-toko onderdil.

2. Setel Ulang Pelampung
Jumlah bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar akan ditampung dulu oleh karburator. Kalau pada saat itu saja sudah boros mensuplay bensin, mana bisa disebut irit. Agar motor makn irit dan tidak mempengaruhi tenaga, turunkan ketinggian pelampung karburator 1-2 mm, dijamin konsumsi bensin akan lebih irit.

3. Bikin LSA (Lobe Separation Angle) Lebih Sempit
Cara ini berfungsi untuk motor 4 tak yang sudah pernah dikorek (setingan balap). Pasalnya, untuk mengungkit tenaga di putaran atas, lobe separation angle (LSA) dibuat lebih renggang. Otomatis bukaan makin lama dan bensin akan boros. Supaya tidak boros sekali, kecilkan sudut LSAnya. Dengan sudut yang kecil bukaan klep tidak akan terlalu lama sehingga bensin tadi tidak banyak mengalir ke ruang bakar.

4. Bikin Rapat Setelan Klep
Khusus motor 4 tak, cara yang dapat digunakan yaitu dengan mengubah setelan klep. Karena perangkat inilah yang mengatur campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar. Dengan merapatkan setelan klep standar, otomatis bukaan valve juga menyempit. Semburan bensin akan menjadi sedikit.

5. Membersihkan Kerak
Adanya kerak sangat merugikan baik dalam proses pembakaran ataupun pembuangan. Jika ada diseher, silinder kop atau klep, mengakibatkan proses pembakaran tidak sempurna. Campuran udara dan bensin tidak dapat terbakar semuanya gara-gara kerak. Dampaknya, bensin dan udara yang tersalur ke ruang bakar boros. Kerak tidak hanya menempel pada bagian itu, kerak juga dapat menumpuk pada knalpot yang mengakibatkan pembuangan gas tidak lancar.

6. Manifold Berkisi-kisi
Sebagai saluran masuk udara dari karbu ke ruang bakar, leher angsa (manipol) juga mampu menghemat BBM, yaitu bentuk manifold yang berkisi-kisi. Kisi-kisi ini akan membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara makin homogen sehingga pembakaran akan menjadi sempurna.

7. Gunakan Oli berkualitas
Pelumas yang berkualitas jelek akan dapat membuat motor kita makin haus bensin. Kenapa? Karena oli yang tidak berkualitas membua gesekan antara material kian banyak, suhu melonjak tinggi, kerja dapur pacu makin berat dan akhirnya konsumsi bensin akan boros. Paling aman sih memakai oli anjuran dari pabrik.

8. Busi Lebih Panas
Jika temperatur di lingkungan makin dingin, suhu kerja mesin akan sulit pada kondisi ideal. Jadi membutuhkan banyak bahan bakar untuk mencapai kondisi yang ideal. Untuk mengatasinya dianjurkan memakai busi yang lebih panas dari standar. Misalnya anda biasa memakai busi denso ND24, turunkan menjadi DN22. dengan demikian, tidak membutuhkan waktu lama bagi motor untuk menuju suhu kerja optimalnya.

Honda Is The best Motor Cycle

Design terkini dari Honda CB 150 R berasal dari design speedy shape dan ramping. Garis tajam mengalir seirama dari lampu depan sampai spatbor belakang, sehingga menunjang penampilan yang sangat sporty dan agresif.

Performa tinggi yang dihasilkan dari mesin DOHC 4 langkah dengan 4 katup berkapasitas 150 cc akan menjadi andalan dari Honda CB 150 R ini. Ditambah transmisi 6 kecepatan mampu menyemburkan tenaga 17,00 PS dan torsi 13,1 Nm.

Tak lupa pula Honda yang selalu dikenal dengan motor iritnya, membekali diri CB 150 R dengan teknologi PGM-FI sehingga efisien bahan bakar. Injektor canggih dari suplai bahan bakar menghasilkan ukuran partikel bbm terkecil di dunia karena pembakaran udara dan bbm yang sempurna. Emisi buang sudah standart Euro 2, sehingga pasti akan ramah lingkungan.

Matahari itu akhirnya terbenam Prof. Dr. K.H Ahmad Mudhor S.H

Inilah beberapa Komentar-Komentar Turut Berduka Cita mulai dari keluarga, santri Hingga Ahlul Ma’had atas Meninggalnya Guru Besar KH. Prof. Ahmad Mudlo, SH pada hari Jum’at 6 Desemer 2013.

Sang Mujaddid Said :
“Abah seorang pejuang sejati, tanpa kenal lelah wlwpun sdng sakit pun beliau masih beraktvtas dalam jarak jauh,,, namun untuk saat ini prjuangan beliau tertunda, tinggal menunggu waktu bahwa akan ada pejuang-pejuang yang akan menggantikan beliau dan menjalankan semua visi dan misi serta keinginan beliau,,, “Mudhorisme”
Selamat Istirahat Abah, sya yakin Abah, akan ada yang melanjutkan semua baik pemikiran Abah, maupun intsitusi yang ditinggalkan, ila yaumil qiyamah,,, Abah jangan bersedih yaa,,, “Yaa Allah Yaa Mujnaqob”

“Betapa besar jiwa kesucian beliau sampai detik-detik terakhir beliau berpindah tempat, bahwa beliau mengthui ktka sebgian anggota tubuhnya msih diselimuti dengan kotoran2, sehingga dibersihkan terlbih dahulu dan sempat mencucurkan air mata,,, stlah beberpa menit semua berlalu, dengan mudahnya beliau menarik nafas dan melepaskannya dengan santai dan nyaman sperti halnya ktika manusia tertidur. Namun tdurnya Abah bkn tidur sprti biasanya akantetapi bliau tidur untuk brpindah alam dan selama-lamanya,,, Abah kmi sangat kangen sekali,,, do’akan kmi agar ilmu dan keberkahanmu sllu mnyertai kami. Aamiin.”

“Abah tetap hidup kok, beliau katakan “hanya pindah alam dan berbeda mediumnya saja”, klw alam dunia, kita masih terkungkung dengan hal-hal yang sifatnya keduniawiaan sedangkan alam yang lain itu sdh fokus pada jati diri seseorang dalam menapak prjalanan yang sejati”.

Annis Kartika Said : Slmt jln abah
Allahummaghfirlahu wa ‘aafihi wa’fu :’anhu
Smg abah mndptkn tmpt trbaik disisi Allah..amiin

mas san Said : inna lillahi wainna ilihi roji’un….Mohon Maaf bah’..klau santrimu satu ini banyak salah….

Nailul Uswah Abah mhon maap banyk salah sm abah, smoga mendptkn tmpt yg terpuji d sisiNYa. Amiiin

Amaliah Uswatun Hasanah Said : innalillahi wa inna ilaihi rooji’un…
selamat jalan abah… maafkan segala kesalahan kami
semoga mendapatkan tempat yg paling mulia.. amiinn

Afida Rosdiana Ningrum Said : Wa alaikum salam warohmatullohi wabarokaatuh, abah maafkan santrimu ini… Allohummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu…al fatehah

Fillah el fathan Fillah Said : Allohummaghfirlahuu warhamhuu wa’aafihi wa’fuanhu,,,,İnsyaAlloh alm. Abah Mudhor akan diberangkatkan ke Lamongan malam ini dan akan dikuburkan disna, sesuai wasiat beliau. Salam dari ibuk buat tman2 “mohon dimaafkan ats sgla kesalahan Abah dan keluarga”,,,

Asisul Khoirot Said : Allohummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu….,Smg abah mndptkn tmpt trbaik disisi Allah SWT..aamiin…,, Selamat jalan Abah,,engkau selalu hidup dihati kami.

Ahmad F. Izzi Said : innaa lillahi wa innaa ilaihi roji’un, turut berduka cita atas meninggalnya guru besar kita Prof. DR. KH. AHMAD MUDLOR, SH. kyai sekaligus pengasuh Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang, semoga ilmu yang telah beliau ajarkan menjadi ilmu yang manfaat, mohon maaf selama menjadi santri mungkin kurang sunguguh-sungguh, Semoga Allah mengampuni beliau dan memberi pahala amal ilmu yang tidak terputus selamanya.

Anas Faqih Said : innaa lillahi wa innaa ilaihi roji’un, telah meninggal dunia abah kita tercinta Prof. DR. KH. Ahmad Mudhor, SH,( jum’at sore, 6 desember 2013)

Nurun NIhaya Said : “masih belum bisa mempercayai smw ini,,
abahq, romo yai, dan skrg abah mudhor,,, raganipun mboten saget ketingal,, pun mboten saget dengarkan nasiht2 beliau2,, ,, dan tu mmbuat diri ini takut,, takut menghadapi jahatnya diri sendiri, takut hati ini jauh dari illahi,,, Alloh,, ikhfadni,,, yamuqollibal qulub tsabit qolbi ala diinik,, tsabit qolbi ala mahabbatik,,”

“ayat yg dibaca oleh mas2 pesantren ini,,, selalu di ucapkan oleh abah,,, untuk membagkitkan semangat santri2x untuk jihad fisabilillah,,,

tinggalkn anak,istri, keluarga, benda kesangan, jabatan, dn sgala urusan dunia jika tu menghalangi jihad fisabilillah,,”

“Aliyatus Sa’adah Said “alhamdulillah, abah kita, dimakamkan di UNISLA Lamongan dengan khidmad dan ikhkas dari banyak pengiring: legislatif lamongan, pengurus yayasan unisla, para ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa2nya, santri2nya, dan warga. disholatkan di malang, dan juga di lamongan secara 4 sesi berjamaah. tahlil serempak di kota malang, lamongan dan babat. beliau pejuang hebat dan sangat sederhana. banyak perjuangan dan amalnya yg kita nikmati saat ini. semoga kami bisa melanjutkan perjuangan beliau. selamat berjumpa dengan NYA yang paling kau cinta abah mudlor :`)”

“abah,, sudah saatnya abah beristirahat,,, menikmati sgala jerih payah abah,,,
tak ada sosok tokoh yg slama ni ketemui seperti abah,,
orang yang sangat dermawan,,,
smw jerih payah, uang, fikiran dan tenaga engkau persembahkan untuk umat islam,,,
pendiri pesantren, yayasanyatim piatu,, universitas,, lembaga sosial,,, lembaga kesehatan yg smwx tu engkau tidk mengambil keuntungan sedikitpun darinya,, malah engkau memberikan layanan yg sangat istimewa untuk murid-muridmu dn masih bnyak lagi perjuangan engkau torehkan untuk negeri dan agama ini,,, Alloh,,, kumpulkan beliau bersama kekasihMu dan para rosulMU,,, ”

“beliau
jika diliht dg kasat mata seprti org biasa,,
sebagai rektor berpakaian biasa
beliau
keturunan sunan giri
menekankan tasawuf
menggoncangkan hati tuk beristghfr dan berdzikir
memperjuaangkan ASWAJA
mengorbankan harta n tenaga untuk kemajuan islam,,
memperjuangkn pendidikan formal
mencerdaskan para pemuda islam
menggalang para pemuda untuk berfilsafat
menggoncangka para pemuda muslim
memberantas kemusyrikan di banyak tempat

abah,,, masih banyak lagi jihad fisabilillah abah,,,
abah pantas pada hari jumat ini dijemput oleh ribuan malaikat dan dibawa ke surga Alloh,,, alfatihah…”

“Fasha Al khasani Said : Semakin Hampa Rasanya Pesantren ini
Kangen sosok yang menjadi panutan semua insan…..”

Layyin Halimah Said : “Belum genap 3 tahun aku mengenal sosok beliau, sudah sangat sesenggukan kesusahan menghela nafas ketika ku dengar berita bumi telah kehilangan beliau…
Bumi kehilangan sosok pembelanya, sosok yang sangat gigih memperjuangkan ilmu, sosok yang tiada kenal lelah mengajarkan kebaikan… Sosok yang tiada pernah putus asa mengajak mendekat kepada Allah…
Lewat engkau aku belajar betapa hebatnya kekuatan doa…
Lewat engakau aku belajar betapa mulianya arti sodaqoh…
Lewat engkau aku belajar kegigihan seorang pendidik…
Lewat engaku aku belajar betapa banyaknya ilmu pengetahuan yang tidak aku ketahui.. Engkau seperti perpustakaan berjalan, yang tau segala macam disiplin ilmu, engkau pun seperti Al-qur’an berjalan, yang selalu tau dalil yang benar. Bagiku, engkau seorang guru yang sangat luar biasa yang Allah anugerahkan kepadaku…
Aku ingat, Pernah suatu hari aku menghadapmu sebelum berangkat ke Mataram, meminta restumu, engkau mengijazahiku sebuah doa yang sangat mujarab, yang belum pernah aku dengar sebelumnya… “Ya Allah Ya Muznaqob” , dan doa itulah yang mengantarkanku mendapatkan emas pada PIMNAS XXI. Andai engkau tau abah, itu adalah hadiah terindah yang engkau berikan kepadaku. Aku sangat menginginkannya, dan engkau menuntunku untuk mendapatkannya…
Engkau seperti ayah bagiku, yang selalu mendoakan di setiap perjalanan hidupku, menyelimuti hari-hariku dengan doa, dan selalu melarang apa yang tidak baik. Aku teringat lagi, pernah suatu hari aku mengantarkan teman karena ingin ijin pulang, dan rumahnya di Papua, ketika itu ia beralasan ibunya sakit, tapi engkau bersikeras tidak mengijinkannya karena menduga itu hanya alasan saja. Ketika itu yang ada dalam pikiranku betapa kerasnya engkau, sampai-sampai tidak mengijinkan santri pulang padahal ibunya sedang sakit. Namun ternyata lagi-lagi firasatmu benar… Ibunya memang tidak benar-benar sakit.
Betapa firasat kebapakanmu sangat kuat abah…

Sekarang sudah tidak akan ada lagi suara parau yang khas dari balik jendela kecil antara aula dan masjid, tidak akan ada lagi wajah tampan yang terselimuti keriput di balik kacamata hitam itu, tidak akan ada lagi suara nafas yang agak berat di balik microfon itu, tidak akan ada lagi tubuh gigih berbatik hitam favoritku yang berdiri di shof terakhir sholat subuh, tidak akan ada lagi sosok manusia terduduk di pintu aula yang membuat orang tidak berani lewat, tidak akan ada lagi gelakan tawa yang khas dari seorang yang amat kami cinta…

Tidak akan ada lagi engkau Abah Mudhor…
Terimakasih atas segala yang telah engkau berikan, engkau tilarkan, engkau ajarkan kepada kami… Terimakasih atas kebaikan tiada tara…
Maafkan saya yang belum bisa menjadi santri yang baik untuk engkau, masih sering tidur ketika halaqoh, terkadang ketiduran saat istighosah, telat saat mengaji, menjadi makmum masbuk ketika jama’ah, terlalu menyibukkan urusan kampus… Maafkan saya yang masih jauh dari santri harapan mu…
Kami meminta restumu, untuk terus memperjuangkan ilmu di bumi Pesantren Luhur… Untuk teru s menambah amal di bumi Pesantren Luhur… Untuk terus melakukan kebaikan di muka bumi ini….
Semoga kami dapat membawa amanah dan mewujudkan cita-cita mu sebagai manusia yang selalu berjuang demi kebaikan…
Semoga kami dapat menjadi golongan orang-orang yang meninggal sepertimu, didoakan banyak orang, dan khusnul khotimah…

Selamat jalan Abah…
Selamat jalan guru besarku, Prof. Dr. KH Ahmad Mudhor, SH…
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.
Allahumma laa tahrimna ajrahu, walaa taftinna ba’dahu, waghfirlana walahu…
Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah, irji’ii ilaa rabbiki raadliyatammardiyyah. Fadhulii fii ‘ibadi… Wadhuli jannati…
Amin…
Kami selalu merindukanmu, Bah…”

Warda Ashfia : “pesantren ini terasa beda setelah abah Prof. Dr. K.H ahmad mudlor, S.H telah tiada.. semoga kita semua santrinya dapat mengikuti jejak beliau, meneruskan perjuangan beliau. selalu doakan beliau, alfatihah …”

Abdullah Afandi Said “Kita semua terlalu bersedih, Abah…
Berbahagialah bah, karena Engkau akan menemukan suasana yg baru tanpa kami…
Bukan d sini lagi,, tapi di sana…tempat yg indah..
Cukuplah setiap kenangan yg tlah Engkau Tanam..
Akan menjadi kenangan yg tumbuh subur..
Engkau tak harus selalu bersama kami..

Ada atau tidak adanya.. Engkau selalu ada

6 desember 2013″

“Matahari itu akhirnya terbenam
Prof. Dr. K.H Ahmad Mudhor S.H”

And Me, i just wanna Say “Selamat Jalan Sng Mujaddid, Selamat Jalan Sang Mujahid, Dan Selamat jalan Sang Mujtahid, insyaallah kami kan bertemu di tempat yang engkau singahi saat ini dengan khusnul khotimah, jasa mu yang telah mendidik kami tak akan di lupakan oleh murid-murid mu, maaf kan kami sebagai murid yang kurang ta’dzim, yang kurang patuh, yang kurang kurang dan serba kekurangan, jasa mu yang tak ternilai, kau sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, selamat tinggal Kyai ku, Syech Ku, Ulama’ ku, guru ku, dan Orang tua sehabis ayah dan ibu ku yang ada di rumah.
06/12/13″615287_632078300185109_1018127313_o

Nama: Taman Lanjut Usia (Lansia) Berdiri: 2010 Alamat  : Jl. Sumatra  Deskripsi Taman : 	Taman Lansia atau bisa disebut taman lanjut usia merupakan taman kota yang kecil ditengah-tengah persimpangan jalan yang mana terletak di daerah gubeng. Sejarah taman lansiai dahulu adalah merupakan tempat SPBU Gubeng. Taman tersebut digagas oleh ibu Risma, yang mana beliau pada saat ini menjabat wali kota Surabaya	 periode 2010-2015. Harapan dibangunnya taman lansia adalah agar kota Surabaya semakin hijau nan sejuk dan bisa mengurangi tingkat stressing dari warga kota Surabaya. Selain itu, dibagunnya taman lansia tersebut adalah sebagai tempat orang-orang tua-tua yang sudah lanjut usia dan bisa menikmati bebatuan alam sebagai pijat kaki refleksi.  	Fasilitas yang di sediakan oleh pengelolah taman Lansia adalah fasilias tempat bermain untuk anak-anak, selain itu ada bunga-bunga yang terdapat di taman tersebut, pohon-pohon, rumput-rumput, serta hewan (exp : cacing, burung, kupu-kupu Ds). Namun fasilitas utama yakni batu alamnya. Dari apa hasil wawancara pada saat dilapang batu alam bisa menyembuhkan orang yang terkena stroke dengan cara rutin berjalan di atas batu alam. tersebut. Selain pengunjung taman, disana juga ada yang namanya Linmas, yang mana mereka bertugas sebagai pengawas dan keamanan yang menjaga taman tersebut. Pada satu hari kamtib tersebut dibagi menjadi 2 shift. Yang shift pertama mereka menjaga taman pada saat jam 08.00 hingga 13.00. sedangkan pada sift yang ke dua, mereka menjaga pada jam 13.00-18.00. sedangkan pada saat malam hari ada sendiri bagian shift malam yang dilimpahkan kepada Kamtib yang dimiliki Pemkot. Kelebihan taman lansia dari pada taman yang lain adalah batu alamnya yang mendominasi dari taman tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai refleksi bagi orang-orang tua atau lanjut usia. Pada pagi sampai sore hari pengunjung yang mendominasi adalah orang lanjut usia, namun menginjak pada malam hari, tempat tersebut di tempati oleh muda-mudi yang ingin bercengkrama.

Nama : Taman Lanjut Usia (Lansia)
Berdiri : 2010
Alamat : Jl. Sumatra
Deskripsi Taman :
Taman Lansia atau bisa disebut taman lanjut usia merupakan taman kota yang kecil ditengah-tengah persimpangan jalan yang mana terletak di daerah gubeng. Sejarah taman lansiai dahulu adalah merupakan tempat SPBU Gubeng. Taman tersebut digagas oleh ibu Risma, yang mana beliau pada saat ini menjabat wali kota Surabaya periode 2010-2015. Harapan dibangunnya taman lansia adalah agar kota Surabaya semakin hijau nan sejuk dan bisa mengurangi tingkat stressing dari warga kota Surabaya. Selain itu, dibagunnya taman lansia tersebut adalah sebagai tempat orang-orang tua-tua yang sudah lanjut usia dan bisa menikmati bebatuan alam sebagai pijat kaki refleksi.
Fasilitas yang di sediakan oleh pengelolah taman Lansia adalah fasilias tempat bermain untuk anak-anak, selain itu ada bunga-bunga yang terdapat di taman tersebut, pohon-pohon, rumput-rumput, serta hewan (exp : cacing, burung, kupu-kupu Ds). Namun fasilitas utama yakni batu alamnya. Dari apa hasil wawancara pada saat dilapang batu alam bisa menyembuhkan orang yang terkena stroke dengan cara rutin berjalan di atas batu alam. tersebut.
Selain pengunjung taman, disana juga ada yang namanya Linmas, yang mana mereka bertugas sebagai pengawas dan keamanan yang menjaga taman tersebut. Pada satu hari kamtib tersebut dibagi menjadi 2 shift. Yang shift pertama mereka menjaga taman pada saat jam 08.00 hingga 13.00. sedangkan pada sift yang ke dua, mereka menjaga pada jam 13.00-18.00. sedangkan pada saat malam hari ada sendiri bagian shift malam yang dilimpahkan kepada Kamtib yang dimiliki Pemkot.
Kelebihan taman lansia dari pada taman yang lain adalah batu alamnya yang mendominasi dari taman tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai refleksi bagi orang-orang tua atau lanjut usia. Pada pagi sampai sore hari pengunjung yang mendominasi adalah orang lanjut usia, namun menginjak pada malam hari, tempat tersebut di tempati oleh muda-mudi yang ingin bercengkrama.

New Picture (10) New Picture (9) New Picture (8) New Picture (7) New Picture (6) New Picture (5) New Picture (4) New Picture (3) New Picture (2)

Taman Kota untuk Lansia

Taman Kota Untuk Lansia

Profil Taman Lansia

Nama   : Taman Lanjut Usia (Lansia)

Berdiri : 2010

Alamat  : Jl. Sumatra

Deskripsi Taman :

            Taman Lansia atau bisa disebut taman lanjut usia merupakan taman kota yang kecil ditengah-tengah persimpangan jalan yang mana terletak di daerah gubeng. Sejarah taman lansiai dahulu adalah merupakan tempat SPBU Gubeng. Taman tersebut digagas oleh ibu Risma, yang mana beliau pada saat ini menjabat wali kota Surabaya            periode 2010-2015. Harapan dibangunnya taman lansia adalah agar kota Surabaya semakin hijau nan sejuk dan bisa mengurangi tingkat stressing dari warga kota Surabaya. Selain itu, dibagunnya taman lansia tersebut adalah sebagai tempat orang-orang tua-tua yang sudah lanjut usia dan bisa menikmati bebatuan alam sebagai pijat kaki refleksi.

            Fasilitas yang di sediakan oleh pengelolah taman Lansia adalah fasilias tempat bermain untuk anak-anak, selain itu ada bunga-bunga yang terdapat di taman tersebut, pohon-pohon, rumput-rumput, serta hewan (exp : cacing, burung, kupu-kupu Ds). Namun fasilitas utama yakni batu alamnya. Dari apa hasil wawancara pada saat dilapang batu alam bisa menyembuhkan orang yang terkena stroke dengan cara rutin berjalan di atas batu alam. tersebut

             Selain pengunjung taman, disana juga ada yang namanya Linmas, yang mana mereka bertugas sebagai pengawas dan keamanan yang menjaga taman tersebut. Pada satu hari kamtib tersebut dibagi menjadi 2 shift. Yang shift pertama mereka menjaga taman pada saat jam 08.00 hingga 13.00. sedangkan pada sift yang ke dua, mereka menjaga pada jam 13.00-18.00. sedangkan pada saat malam hari ada sendiri bagian shift malam yang dilimpahkan kepada Kamtib yang dimiliki Pemkot.

            Kelebihan taman lansia dari pada taman yang lain adalah batu alamnya yang mendominasi dari taman tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai refleksi bagi orang-orang tua atau lanjut usia. Pada pagi sampai sore hari pengunjung yang mendominasi adalah orang lanjut usia, namun menginjak pada malam hari, tempat tersebut di tempati oleh muda-mudi yang ingin bercengkrama.

Baca lebih lanjut