nabilussalam

Just another WordPress.com site

MAKNA TEMBANG “SLUKU-SLUKU BATHOK”

Tahukah Anda bahwa sejarah telah mencatat, para Wali songo di tanah air telah menggubah tembang dolanan anak yang sarat akan makna. Ini hanya sekedar contoh, betapa besar perhatian para penegak agama kepada anak. Anak adalah generasi penerus yang harus disibukkan belajar, bukan menyanyikan lagu orang dewasa. Image
 
Inilah salah satu lagu atau tembang dolanan gubahan para wali, sluku-sluku bathok beserta maknanya :
 
1. Sluku-sluku bathok, bathoke ela-elo
 
Usluk fa usluka bathnaka, bathnaka ila Allah Berjalan jalankan batinmu, batinmu kepada Tuhan. Ada juga yang memaknai Ghuslu-ghuslu batnaka, bathnaka ila Allah Mandi sucikan jiwamu menuju kepada Allah dari segala kesibukan hati selain mengingat-Nya, dari segala penyakit hati yang meranggaskan setiap kebaikan manusia.
 
2. Si Rama menyang Solo
 
Sharimi Yasluka artinya Petik dan ambillah satu jalan, dalam versi lain berasal dari kata Siru ma’a man sholla, Berjalan bersama orang-orang yang menegakkan sholat yaitu orang yang tidak bosan-bosan berjuang di jalan Allah.
 
3. Oleh-olehe payung mutha
 
Laailaha illaallah hayun wal mauta maknanya kurang lebih demikian Esakan Allah dari hidup sampai mati. Ajakan untuk bertauhid dan berpegang teguh kepada agama Allah sampai akhir hayat. Istiqomah dengan kalimat Lailaha illaAllah
 
4. Mak jenthit lolobah
 
Mandzalik muqarabah, Siapa yang mendekat bertaqarrublah tanpa henti. Selalu mendekat kepada Allah dalam segala keadaan. Sabar saat diuji, syukur saat diberi nikmat.
 
5. Wong mati ora obah
 
Hayun wal mauta innalillah, Sungguh hidup dan mati hanyalah milik Allah. Dalam versi lain berasal dari kataMan mata ra’a dzunubah, orang nang mati akan melihat dosanya. Oleh karena itu siapkanlah kematianmu dengan terus berbuat baik kepada sesama dengan penuh cinta dan Taqwa kepada Allah SWT.
 
6. Yen obah medeni bocah
 
Mahabbatan mahrajuhu taubah, Maka, bercintalah dengan kecintaan menuju taubat. Selagi masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup di dunia ini. Jangan pernah putus asa dalam menggapai rahmat dan maghfirah-Nya.
 
 7. Yen urip goleka dhuwit
 
Yasrifu innal khalaqna insana min dhafiq, Ingatlah sungguh manusia diciptakan dari air yang memancar. Maksudnya, manusia diciptakan dari ketiadaan dan kehinaan. Oleh karena itu untuk memperoleh kemulyaan harus dengan berjalan di jalan Allah.
 
Videeo Sluku2  Bathok http://www.youtube.com/watch?v=jTWt9yZfsY8
Kurang lebih demikian, semoga bermanfaat.Link Asal:https://www.facebook.com/notes/hakam-ahmed-elchudrie/makna-tembang-sluku-sluku-bathok/377494715672860
Tinggalkan komentar »

Tips-Tips Motor Irit Honda CB 150R

Berikut adalah tips jitu untuk mengirit konsumsi BBM di motor anda.
1. Memasang Power Booster
Trik paling gampang untuk menghemat bensin adalah dengan cara memperbesar pengapian. Hal ini berlaku untuk motor 2 tak dan 4 tak. Dengan memperbesar api/tegangan, otomatis bahan yang diletup busi makin sempurna terbakar. Singkatnya bersih tak tersisa, jadi tidak perlu membuka gas besar untuk mendapatkan tenaga spontan. Bagaimana caranya? Pasang saja power booster, alat ini dapat dibeli di toko-toko onderdil.

2. Setel Ulang Pelampung
Jumlah bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar akan ditampung dulu oleh karburator. Kalau pada saat itu saja sudah boros mensuplay bensin, mana bisa disebut irit. Agar motor makn irit dan tidak mempengaruhi tenaga, turunkan ketinggian pelampung karburator 1-2 mm, dijamin konsumsi bensin akan lebih irit.

3. Bikin LSA (Lobe Separation Angle) Lebih Sempit
Cara ini berfungsi untuk motor 4 tak yang sudah pernah dikorek (setingan balap). Pasalnya, untuk mengungkit tenaga di putaran atas, lobe separation angle (LSA) dibuat lebih renggang. Otomatis bukaan makin lama dan bensin akan boros. Supaya tidak boros sekali, kecilkan sudut LSAnya. Dengan sudut yang kecil bukaan klep tidak akan terlalu lama sehingga bensin tadi tidak banyak mengalir ke ruang bakar.

4. Bikin Rapat Setelan Klep
Khusus motor 4 tak, cara yang dapat digunakan yaitu dengan mengubah setelan klep. Karena perangkat inilah yang mengatur campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar. Dengan merapatkan setelan klep standar, otomatis bukaan valve juga menyempit. Semburan bensin akan menjadi sedikit.

5. Membersihkan Kerak
Adanya kerak sangat merugikan baik dalam proses pembakaran ataupun pembuangan. Jika ada diseher, silinder kop atau klep, mengakibatkan proses pembakaran tidak sempurna. Campuran udara dan bensin tidak dapat terbakar semuanya gara-gara kerak. Dampaknya, bensin dan udara yang tersalur ke ruang bakar boros. Kerak tidak hanya menempel pada bagian itu, kerak juga dapat menumpuk pada knalpot yang mengakibatkan pembuangan gas tidak lancar.

6. Manifold Berkisi-kisi
Sebagai saluran masuk udara dari karbu ke ruang bakar, leher angsa (manipol) juga mampu menghemat BBM, yaitu bentuk manifold yang berkisi-kisi. Kisi-kisi ini akan membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara makin homogen sehingga pembakaran akan menjadi sempurna.

7. Gunakan Oli berkualitas
Pelumas yang berkualitas jelek akan dapat membuat motor kita makin haus bensin. Kenapa? Karena oli yang tidak berkualitas membua gesekan antara material kian banyak, suhu melonjak tinggi, kerja dapur pacu makin berat dan akhirnya konsumsi bensin akan boros. Paling aman sih memakai oli anjuran dari pabrik.

8. Busi Lebih Panas
Jika temperatur di lingkungan makin dingin, suhu kerja mesin akan sulit pada kondisi ideal. Jadi membutuhkan banyak bahan bakar untuk mencapai kondisi yang ideal. Untuk mengatasinya dianjurkan memakai busi yang lebih panas dari standar. Misalnya anda biasa memakai busi denso ND24, turunkan menjadi DN22. dengan demikian, tidak membutuhkan waktu lama bagi motor untuk menuju suhu kerja optimalnya.

Honda Is The best Motor Cycle

Design terkini dari Honda CB 150 R berasal dari design speedy shape dan ramping. Garis tajam mengalir seirama dari lampu depan sampai spatbor belakang, sehingga menunjang penampilan yang sangat sporty dan agresif.

Performa tinggi yang dihasilkan dari mesin DOHC 4 langkah dengan 4 katup berkapasitas 150 cc akan menjadi andalan dari Honda CB 150 R ini. Ditambah transmisi 6 kecepatan mampu menyemburkan tenaga 17,00 PS dan torsi 13,1 Nm.

Tak lupa pula Honda yang selalu dikenal dengan motor iritnya, membekali diri CB 150 R dengan teknologi PGM-FI sehingga efisien bahan bakar. Injektor canggih dari suplai bahan bakar menghasilkan ukuran partikel bbm terkecil di dunia karena pembakaran udara dan bbm yang sempurna. Emisi buang sudah standart Euro 2, sehingga pasti akan ramah lingkungan.

4 Komentar »

Matahari itu akhirnya terbenam Prof. Dr. K.H Ahmad Mudhor S.H

Inilah beberapa Komentar-Komentar Turut Berduka Cita mulai dari keluarga, santri Hingga Ahlul Ma’had atas Meninggalnya Guru Besar KH. Prof. Ahmad Mudlo, SH pada hari Jum’at 6 Desemer 2013.

Sang Mujaddid Said :
“Abah seorang pejuang sejati, tanpa kenal lelah wlwpun sdng sakit pun beliau masih beraktvtas dalam jarak jauh,,, namun untuk saat ini prjuangan beliau tertunda, tinggal menunggu waktu bahwa akan ada pejuang-pejuang yang akan menggantikan beliau dan menjalankan semua visi dan misi serta keinginan beliau,,, “Mudhorisme”
Selamat Istirahat Abah, sya yakin Abah, akan ada yang melanjutkan semua baik pemikiran Abah, maupun intsitusi yang ditinggalkan, ila yaumil qiyamah,,, Abah jangan bersedih yaa,,, “Yaa Allah Yaa Mujnaqob”

“Betapa besar jiwa kesucian beliau sampai detik-detik terakhir beliau berpindah tempat, bahwa beliau mengthui ktka sebgian anggota tubuhnya msih diselimuti dengan kotoran2, sehingga dibersihkan terlbih dahulu dan sempat mencucurkan air mata,,, stlah beberpa menit semua berlalu, dengan mudahnya beliau menarik nafas dan melepaskannya dengan santai dan nyaman sperti halnya ktika manusia tertidur. Namun tdurnya Abah bkn tidur sprti biasanya akantetapi bliau tidur untuk brpindah alam dan selama-lamanya,,, Abah kmi sangat kangen sekali,,, do’akan kmi agar ilmu dan keberkahanmu sllu mnyertai kami. Aamiin.”

“Abah tetap hidup kok, beliau katakan “hanya pindah alam dan berbeda mediumnya saja”, klw alam dunia, kita masih terkungkung dengan hal-hal yang sifatnya keduniawiaan sedangkan alam yang lain itu sdh fokus pada jati diri seseorang dalam menapak prjalanan yang sejati”.

Annis Kartika Said : Slmt jln abah
Allahummaghfirlahu wa ‘aafihi wa’fu :’anhu
Smg abah mndptkn tmpt trbaik disisi Allah..amiin

mas san Said : inna lillahi wainna ilihi roji’un….Mohon Maaf bah’..klau santrimu satu ini banyak salah….

Nailul Uswah Abah mhon maap banyk salah sm abah, smoga mendptkn tmpt yg terpuji d sisiNYa. Amiiin

Amaliah Uswatun Hasanah Said : innalillahi wa inna ilaihi rooji’un…
selamat jalan abah… maafkan segala kesalahan kami
semoga mendapatkan tempat yg paling mulia.. amiinn

Afida Rosdiana Ningrum Said : Wa alaikum salam warohmatullohi wabarokaatuh, abah maafkan santrimu ini… Allohummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu…al fatehah

Fillah el fathan Fillah Said : Allohummaghfirlahuu warhamhuu wa’aafihi wa’fuanhu,,,,İnsyaAlloh alm. Abah Mudhor akan diberangkatkan ke Lamongan malam ini dan akan dikuburkan disna, sesuai wasiat beliau. Salam dari ibuk buat tman2 “mohon dimaafkan ats sgla kesalahan Abah dan keluarga”,,,

Asisul Khoirot Said : Allohummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu….,Smg abah mndptkn tmpt trbaik disisi Allah SWT..aamiin…,, Selamat jalan Abah,,engkau selalu hidup dihati kami.

Ahmad F. Izzi Said : innaa lillahi wa innaa ilaihi roji’un, turut berduka cita atas meninggalnya guru besar kita Prof. DR. KH. AHMAD MUDLOR, SH. kyai sekaligus pengasuh Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang, semoga ilmu yang telah beliau ajarkan menjadi ilmu yang manfaat, mohon maaf selama menjadi santri mungkin kurang sunguguh-sungguh, Semoga Allah mengampuni beliau dan memberi pahala amal ilmu yang tidak terputus selamanya.

Anas Faqih Said : innaa lillahi wa innaa ilaihi roji’un, telah meninggal dunia abah kita tercinta Prof. DR. KH. Ahmad Mudhor, SH,( jum’at sore, 6 desember 2013)

Nurun NIhaya Said : “masih belum bisa mempercayai smw ini,,
abahq, romo yai, dan skrg abah mudhor,,, raganipun mboten saget ketingal,, pun mboten saget dengarkan nasiht2 beliau2,, ,, dan tu mmbuat diri ini takut,, takut menghadapi jahatnya diri sendiri, takut hati ini jauh dari illahi,,, Alloh,, ikhfadni,,, yamuqollibal qulub tsabit qolbi ala diinik,, tsabit qolbi ala mahabbatik,,”

“ayat yg dibaca oleh mas2 pesantren ini,,, selalu di ucapkan oleh abah,,, untuk membagkitkan semangat santri2x untuk jihad fisabilillah,,,

tinggalkn anak,istri, keluarga, benda kesangan, jabatan, dn sgala urusan dunia jika tu menghalangi jihad fisabilillah,,”

“Aliyatus Sa’adah Said “alhamdulillah, abah kita, dimakamkan di UNISLA Lamongan dengan khidmad dan ikhkas dari banyak pengiring: legislatif lamongan, pengurus yayasan unisla, para ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa2nya, santri2nya, dan warga. disholatkan di malang, dan juga di lamongan secara 4 sesi berjamaah. tahlil serempak di kota malang, lamongan dan babat. beliau pejuang hebat dan sangat sederhana. banyak perjuangan dan amalnya yg kita nikmati saat ini. semoga kami bisa melanjutkan perjuangan beliau. selamat berjumpa dengan NYA yang paling kau cinta abah mudlor :`)”

“abah,, sudah saatnya abah beristirahat,,, menikmati sgala jerih payah abah,,,
tak ada sosok tokoh yg slama ni ketemui seperti abah,,
orang yang sangat dermawan,,,
smw jerih payah, uang, fikiran dan tenaga engkau persembahkan untuk umat islam,,,
pendiri pesantren, yayasanyatim piatu,, universitas,, lembaga sosial,,, lembaga kesehatan yg smwx tu engkau tidk mengambil keuntungan sedikitpun darinya,, malah engkau memberikan layanan yg sangat istimewa untuk murid-muridmu dn masih bnyak lagi perjuangan engkau torehkan untuk negeri dan agama ini,,, Alloh,,, kumpulkan beliau bersama kekasihMu dan para rosulMU,,, “

“beliau
jika diliht dg kasat mata seprti org biasa,,
sebagai rektor berpakaian biasa
beliau
keturunan sunan giri
menekankan tasawuf
menggoncangkan hati tuk beristghfr dan berdzikir
memperjuaangkan ASWAJA
mengorbankan harta n tenaga untuk kemajuan islam,,
memperjuangkn pendidikan formal
mencerdaskan para pemuda islam
menggalang para pemuda untuk berfilsafat
menggoncangka para pemuda muslim
memberantas kemusyrikan di banyak tempat

abah,,, masih banyak lagi jihad fisabilillah abah,,,
abah pantas pada hari jumat ini dijemput oleh ribuan malaikat dan dibawa ke surga Alloh,,, alfatihah…”

“Fasha Al khasani Said : Semakin Hampa Rasanya Pesantren ini
Kangen sosok yang menjadi panutan semua insan…..”

Layyin Halimah Said : “Belum genap 3 tahun aku mengenal sosok beliau, sudah sangat sesenggukan kesusahan menghela nafas ketika ku dengar berita bumi telah kehilangan beliau…
Bumi kehilangan sosok pembelanya, sosok yang sangat gigih memperjuangkan ilmu, sosok yang tiada kenal lelah mengajarkan kebaikan… Sosok yang tiada pernah putus asa mengajak mendekat kepada Allah…
Lewat engkau aku belajar betapa hebatnya kekuatan doa…
Lewat engakau aku belajar betapa mulianya arti sodaqoh…
Lewat engkau aku belajar kegigihan seorang pendidik…
Lewat engaku aku belajar betapa banyaknya ilmu pengetahuan yang tidak aku ketahui.. Engkau seperti perpustakaan berjalan, yang tau segala macam disiplin ilmu, engkau pun seperti Al-qur’an berjalan, yang selalu tau dalil yang benar. Bagiku, engkau seorang guru yang sangat luar biasa yang Allah anugerahkan kepadaku…
Aku ingat, Pernah suatu hari aku menghadapmu sebelum berangkat ke Mataram, meminta restumu, engkau mengijazahiku sebuah doa yang sangat mujarab, yang belum pernah aku dengar sebelumnya… “Ya Allah Ya Muznaqob” , dan doa itulah yang mengantarkanku mendapatkan emas pada PIMNAS XXI. Andai engkau tau abah, itu adalah hadiah terindah yang engkau berikan kepadaku. Aku sangat menginginkannya, dan engkau menuntunku untuk mendapatkannya…
Engkau seperti ayah bagiku, yang selalu mendoakan di setiap perjalanan hidupku, menyelimuti hari-hariku dengan doa, dan selalu melarang apa yang tidak baik. Aku teringat lagi, pernah suatu hari aku mengantarkan teman karena ingin ijin pulang, dan rumahnya di Papua, ketika itu ia beralasan ibunya sakit, tapi engkau bersikeras tidak mengijinkannya karena menduga itu hanya alasan saja. Ketika itu yang ada dalam pikiranku betapa kerasnya engkau, sampai-sampai tidak mengijinkan santri pulang padahal ibunya sedang sakit. Namun ternyata lagi-lagi firasatmu benar… Ibunya memang tidak benar-benar sakit.
Betapa firasat kebapakanmu sangat kuat abah…

Sekarang sudah tidak akan ada lagi suara parau yang khas dari balik jendela kecil antara aula dan masjid, tidak akan ada lagi wajah tampan yang terselimuti keriput di balik kacamata hitam itu, tidak akan ada lagi suara nafas yang agak berat di balik microfon itu, tidak akan ada lagi tubuh gigih berbatik hitam favoritku yang berdiri di shof terakhir sholat subuh, tidak akan ada lagi sosok manusia terduduk di pintu aula yang membuat orang tidak berani lewat, tidak akan ada lagi gelakan tawa yang khas dari seorang yang amat kami cinta…

Tidak akan ada lagi engkau Abah Mudhor…
Terimakasih atas segala yang telah engkau berikan, engkau tilarkan, engkau ajarkan kepada kami… Terimakasih atas kebaikan tiada tara…
Maafkan saya yang belum bisa menjadi santri yang baik untuk engkau, masih sering tidur ketika halaqoh, terkadang ketiduran saat istighosah, telat saat mengaji, menjadi makmum masbuk ketika jama’ah, terlalu menyibukkan urusan kampus… Maafkan saya yang masih jauh dari santri harapan mu…
Kami meminta restumu, untuk terus memperjuangkan ilmu di bumi Pesantren Luhur… Untuk teru s menambah amal di bumi Pesantren Luhur… Untuk terus melakukan kebaikan di muka bumi ini….
Semoga kami dapat membawa amanah dan mewujudkan cita-cita mu sebagai manusia yang selalu berjuang demi kebaikan…
Semoga kami dapat menjadi golongan orang-orang yang meninggal sepertimu, didoakan banyak orang, dan khusnul khotimah…

Selamat jalan Abah…
Selamat jalan guru besarku, Prof. Dr. KH Ahmad Mudhor, SH…
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.
Allahumma laa tahrimna ajrahu, walaa taftinna ba’dahu, waghfirlana walahu…
Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah, irji’ii ilaa rabbiki raadliyatammardiyyah. Fadhulii fii ‘ibadi… Wadhuli jannati…
Amin…
Kami selalu merindukanmu, Bah…”

Warda Ashfia : “pesantren ini terasa beda setelah abah Prof. Dr. K.H ahmad mudlor, S.H telah tiada.. semoga kita semua santrinya dapat mengikuti jejak beliau, meneruskan perjuangan beliau. selalu doakan beliau, alfatihah …”

Abdullah Afandi Said “Kita semua terlalu bersedih, Abah…
Berbahagialah bah, karena Engkau akan menemukan suasana yg baru tanpa kami…
Bukan d sini lagi,, tapi di sana…tempat yg indah..
Cukuplah setiap kenangan yg tlah Engkau Tanam..
Akan menjadi kenangan yg tumbuh subur..
Engkau tak harus selalu bersama kami..

Ada atau tidak adanya.. Engkau selalu ada

6 desember 2013″

“Matahari itu akhirnya terbenam
Prof. Dr. K.H Ahmad Mudhor S.H”

And Me, i just wanna Say “Selamat Jalan Sng Mujaddid, Selamat Jalan Sang Mujahid, Dan Selamat jalan Sang Mujtahid, insyaallah kami kan bertemu di tempat yang engkau singahi saat ini dengan khusnul khotimah, jasa mu yang telah mendidik kami tak akan di lupakan oleh murid-murid mu, maaf kan kami sebagai murid yang kurang ta’dzim, yang kurang patuh, yang kurang kurang dan serba kekurangan, jasa mu yang tak ternilai, kau sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, selamat tinggal Kyai ku, Syech Ku, Ulama’ ku, guru ku, dan Orang tua sehabis ayah dan ibu ku yang ada di rumah.
06/12/13″615287_632078300185109_1018127313_o

Komentar Dimatikan

Taman Kota untuk Lansia

Nama: Taman Lanjut Usia (Lansia) Berdiri: 2010 Alamat  : Jl. Sumatra  Deskripsi Taman : 	Taman Lansia atau bisa disebut taman lanjut usia merupakan taman kota yang kecil ditengah-tengah persimpangan jalan yang mana terletak di daerah gubeng. Sejarah taman lansiai dahulu adalah merupakan tempat SPBU Gubeng. Taman tersebut digagas oleh ibu Risma, yang mana beliau pada saat ini menjabat wali kota Surabaya	 periode 2010-2015. Harapan dibangunnya taman lansia adalah agar kota Surabaya semakin hijau nan sejuk dan bisa mengurangi tingkat stressing dari warga kota Surabaya. Selain itu, dibagunnya taman lansia tersebut adalah sebagai tempat orang-orang tua-tua yang sudah lanjut usia dan bisa menikmati bebatuan alam sebagai pijat kaki refleksi.  	Fasilitas yang di sediakan oleh pengelolah taman Lansia adalah fasilias tempat bermain untuk anak-anak, selain itu ada bunga-bunga yang terdapat di taman tersebut, pohon-pohon, rumput-rumput, serta hewan (exp : cacing, burung, kupu-kupu Ds). Namun fasilitas utama yakni batu alamnya. Dari apa hasil wawancara pada saat dilapang batu alam bisa menyembuhkan orang yang terkena stroke dengan cara rutin berjalan di atas batu alam. tersebut. Selain pengunjung taman, disana juga ada yang namanya Linmas, yang mana mereka bertugas sebagai pengawas dan keamanan yang menjaga taman tersebut. Pada satu hari kamtib tersebut dibagi menjadi 2 shift. Yang shift pertama mereka menjaga taman pada saat jam 08.00 hingga 13.00. sedangkan pada sift yang ke dua, mereka menjaga pada jam 13.00-18.00. sedangkan pada saat malam hari ada sendiri bagian shift malam yang dilimpahkan kepada Kamtib yang dimiliki Pemkot. Kelebihan taman lansia dari pada taman yang lain adalah batu alamnya yang mendominasi dari taman tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai refleksi bagi orang-orang tua atau lanjut usia. Pada pagi sampai sore hari pengunjung yang mendominasi adalah orang lanjut usia, namun menginjak pada malam hari, tempat tersebut di tempati oleh muda-mudi yang ingin bercengkrama.

Nama : Taman Lanjut Usia (Lansia)
Berdiri : 2010
Alamat : Jl. Sumatra
Deskripsi Taman :
Taman Lansia atau bisa disebut taman lanjut usia merupakan taman kota yang kecil ditengah-tengah persimpangan jalan yang mana terletak di daerah gubeng. Sejarah taman lansiai dahulu adalah merupakan tempat SPBU Gubeng. Taman tersebut digagas oleh ibu Risma, yang mana beliau pada saat ini menjabat wali kota Surabaya periode 2010-2015. Harapan dibangunnya taman lansia adalah agar kota Surabaya semakin hijau nan sejuk dan bisa mengurangi tingkat stressing dari warga kota Surabaya. Selain itu, dibagunnya taman lansia tersebut adalah sebagai tempat orang-orang tua-tua yang sudah lanjut usia dan bisa menikmati bebatuan alam sebagai pijat kaki refleksi.
Fasilitas yang di sediakan oleh pengelolah taman Lansia adalah fasilias tempat bermain untuk anak-anak, selain itu ada bunga-bunga yang terdapat di taman tersebut, pohon-pohon, rumput-rumput, serta hewan (exp : cacing, burung, kupu-kupu Ds). Namun fasilitas utama yakni batu alamnya. Dari apa hasil wawancara pada saat dilapang batu alam bisa menyembuhkan orang yang terkena stroke dengan cara rutin berjalan di atas batu alam. tersebut.
Selain pengunjung taman, disana juga ada yang namanya Linmas, yang mana mereka bertugas sebagai pengawas dan keamanan yang menjaga taman tersebut. Pada satu hari kamtib tersebut dibagi menjadi 2 shift. Yang shift pertama mereka menjaga taman pada saat jam 08.00 hingga 13.00. sedangkan pada sift yang ke dua, mereka menjaga pada jam 13.00-18.00. sedangkan pada saat malam hari ada sendiri bagian shift malam yang dilimpahkan kepada Kamtib yang dimiliki Pemkot.
Kelebihan taman lansia dari pada taman yang lain adalah batu alamnya yang mendominasi dari taman tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai refleksi bagi orang-orang tua atau lanjut usia. Pada pagi sampai sore hari pengunjung yang mendominasi adalah orang lanjut usia, namun menginjak pada malam hari, tempat tersebut di tempati oleh muda-mudi yang ingin bercengkrama.

New Picture (10) New Picture (9) New Picture (8) New Picture (7) New Picture (6) New Picture (5) New Picture (4) New Picture (3) New Picture (2)

Tinggalkan komentar »

Taman Kota Untuk Lansia

Profil Taman Lansia

Nama   : Taman Lanjut Usia (Lansia)

Berdiri : 2010

Alamat  : Jl. Sumatra

Deskripsi Taman :

            Taman Lansia atau bisa disebut taman lanjut usia merupakan taman kota yang kecil ditengah-tengah persimpangan jalan yang mana terletak di daerah gubeng. Sejarah taman lansiai dahulu adalah merupakan tempat SPBU Gubeng. Taman tersebut digagas oleh ibu Risma, yang mana beliau pada saat ini menjabat wali kota Surabaya            periode 2010-2015. Harapan dibangunnya taman lansia adalah agar kota Surabaya semakin hijau nan sejuk dan bisa mengurangi tingkat stressing dari warga kota Surabaya. Selain itu, dibagunnya taman lansia tersebut adalah sebagai tempat orang-orang tua-tua yang sudah lanjut usia dan bisa menikmati bebatuan alam sebagai pijat kaki refleksi.

            Fasilitas yang di sediakan oleh pengelolah taman Lansia adalah fasilias tempat bermain untuk anak-anak, selain itu ada bunga-bunga yang terdapat di taman tersebut, pohon-pohon, rumput-rumput, serta hewan (exp : cacing, burung, kupu-kupu Ds). Namun fasilitas utama yakni batu alamnya. Dari apa hasil wawancara pada saat dilapang batu alam bisa menyembuhkan orang yang terkena stroke dengan cara rutin berjalan di atas batu alam. tersebut

             Selain pengunjung taman, disana juga ada yang namanya Linmas, yang mana mereka bertugas sebagai pengawas dan keamanan yang menjaga taman tersebut. Pada satu hari kamtib tersebut dibagi menjadi 2 shift. Yang shift pertama mereka menjaga taman pada saat jam 08.00 hingga 13.00. sedangkan pada sift yang ke dua, mereka menjaga pada jam 13.00-18.00. sedangkan pada saat malam hari ada sendiri bagian shift malam yang dilimpahkan kepada Kamtib yang dimiliki Pemkot.

            Kelebihan taman lansia dari pada taman yang lain adalah batu alamnya yang mendominasi dari taman tersebut. Batu tersebut digunakan sebagai refleksi bagi orang-orang tua atau lanjut usia. Pada pagi sampai sore hari pengunjung yang mendominasi adalah orang lanjut usia, namun menginjak pada malam hari, tempat tersebut di tempati oleh muda-mudi yang ingin bercengkrama.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar »

Perbandingan Rasulullah sholallahu ‘alaihiwassallam dgn para Nabi ‘Alaihissalam

ImageDialog Sayyidina ‘Ali bin Abu Tholib RA Dengan Seorang Yahudi
(Tentang Perbandingan Rasulullah sholallahu ‘alaihiwassallam dgn para Nabi ‘Alaihissalam)

Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a. dikenal merupakan sosok yang memiliki keluasan ilmu pengetahuan. Rasulullah SAW bersabda : “Aku kota ilmu dan Ali adalah gerbangnya.” Ketika Sayyidina Ali diangkat menjadi khalifah dan umat Islam membaiatnya, beliau pergi ke masjid dengan memakai sorban dan selendang Rasulullah SAW dan memakai sandal Rasulullah SAW serta membawa pedang Rasulullah SAW lalu beliau naik mimbar dan duduk diatasnya sambil menyilangkan jari-jari kedua tangannya dan meletakkan dekat perut. Kemudian beliau berkata : “Ma’asyirannas… bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilanganku. Inilah wadah ilmu. Inilah air liur Rasulullah SAW. Inilah yang Rasulullah SAW tuangkan kepadaku berkali-kali. Bertanyalah kepadaku, karena aku mempunyai ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang yang akan datang…”

Perbandingan antara Rasulullah SAW dengan Para Nabi AS 
Dari Musa bi Ja’far, dari ayahnya Ja’far Shadiq, dari ayah-ayahnya, dari al-Hussein bin Ali bin Abi Thalib, dikatakan bahwa seorang Yahudi dari Syam pernah membaca Taurat, Zabur, Injil dan kitab-kitab para Nabi AS, juga banyak mengetahui argumentasi mereka, datang ke sebuah majelis para sahabat Rasulullah SAW di antara mereka ada Sayyidina Ali, Ibnu Abbas r.a., dan Abu Ma’bad al-Juhani.

“Wahai umat Muhammad, kalian tidak tinggalkan satu derajat atau satu keistimewaan yang ada pada seorang nabi melainkan kalian berikan pula pada nabi kalian,” ujarnya. Lalu Yahudi itu bertanya, “Apakah kalian akan menjawab pertanyaan-pertanyaanku ini?”

“Benar,” Jawab Sayyidina Ali. “Tidaklah Allah SWT memberikan suatu derajat dan keistimewaan kepada seorang nabi atau rasul melainkan Allah berikan juga semuanya kepada Nabi Muhammad SAW, bahkan Dia melebihkannya atas para nabi berlipat ganda.”

“Apakah engkau siap menjawab pertanyaanku?” tanyanya.
Sayyidina Ali menjawab, “Ya. Aku akan sebutkan dihadapanmu sekarang juga tentang keistimewaan Rasulullah SAW sehingga kaum muslimin senang dan orang-orang yang ragu tidak akan meragukannya lagi. Dan Rasulullah SAW pada saat menyebutkan keistimewaan dirinya selalu berkata, ‘tidak bermaksud bangga (wa la fakhr).’ Dan aku menyebutkan keistimewaan-keistimewaan beliau tanpa menjatuhkan dan mengurangi kedudukan para Nabi AS, namun sekedar mensyukuri Allah Azza Wajalla atas anugerah yang Dia berikan kepada Baginda Muhammad SAW seperti yang diberikan kepada para nabi bahkan Allah SWT melebihkan beliau.”

1. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Adam AS 
“Aku akan bertanya kepadamu, siapkanlah jawabannya!” Ujar orang Yahudi itu.
“Sampaikan pertanyaanmu.” Tegas Sayyidina Ali.

Yahudi berkata, “Lihatlah Adam AS, Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Apakah Allah SWT berbuat sama terhadap Muhammad?”
Sayyidina Ali menjawa, “Ya. Katika Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam AS bukan berarti mereka menyembah Adam AS, tetapi mereka mengakui keutamaan Adam AS dan karena kasih sayang Allah kepadanya. Namun, Muhammad SAW telah diberi kehormatan yang lebih dari itu. Allah SWT bershalawat atasnya di alam Jabarut dan juga seluruhnya. Bahka Allah menjadikan shalawat atasnya sebagai suatu ibadah bagi orang-orang mukmin. Itu adalah suatu keistimewaan Muhammad SAW, wahai orang Yahudi.” Jawab Sayyidina Ali.
Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya Allah telah mengampuni Adam setelah melakukan kesalahan.” Kata si Yahudi. “Benar. Allah memberikan ampunan kepada Muhammad tanpa beliau melakukan kesalahan. Allah azza wa jalla telah berfirman, ‘Allah hendak mengampunimu dosa yang telah lalu dan yang akan datang.’ (QS. Al-Fath : 2).

“Sesungguhnya Muhammad SAW di hari kiamat kelak tidak akan membawa dosa dan tidak dituntut karena dosa.”

2. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Idris AS 
Yahudi berkata, “Lihatlah Idris AS, Allah telah mengangkatnya ke tempat yang tinggi dan memberinya makanan surga setelah dia wafat.”
Sayyidina Ali menjawab, “Ya, itu benar. Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman, ‘Dan telah Kami angkat sebutanmu.’ (QS. Al Insyiroh : 4). Itu sudah cukup untuk dijadikan suatu kemuliaan. Kalau Idris AS diberi makanan surga setalah di wafat, maka Muhammad SAW diberi makanan surga ketika masih hidup di dunia. Pernah ketika beliau lapar, maka datang Malaikat Jibril menemuinya membawa hidangan dari surga. Hidangan itu ternyata bertahlil, bertasbih, bertahmid dan bertakbir di tangan beliau. Kemudia beliau memberikannya kepada ahlul baitnya, lalu hidangan itu juga bertahlil, bertasbih, bertahmid dan bertakbir. Malaikat Jibril berkata bahwa hidangan ini hadiah dari surga yang diberikan Allah SWT khusus kepada Muhammad SAW. Hidangan ini tidak layak kecuali kepada Nabi dan penggantinya.”

3. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Nuh AS 
“Lihatlah Nabi Nuh AS. Dia bersabar karena Allah SWT, dan dia memaafkan kaumnya disaat mereka mendustakannya.” Kata si Yahudi. “Ya, itu benar!” jawab Sayyidina Ali. “Demikianlah pula Nabi Muhammad SAW bersabar karena Allah telah memaafkan kaumnya pada saat mereka mendustakannya, mengusirnya dan melemparinya dengan kerikil. Abu Lahab pernah meletakkan di atas kepalanya kotoran, lalu Allah memerintahkan Malaikat Ja’abil (malaikat penjaga gunung) untuk menemui baginda Muhammad SAW. Malaikat Ja’abil mengatakan kepada baginda Muhammad SAW, ‘bahwa dirinya diperintahkan oleh Allah untuk mentaatimu. Apabila Engkau ingin agar aku menghimpit mereka dengan gunung, maka akan aku binasakan mereka.” Kata Malaikat Ja’abil.

“Aku diutus sebagai rahmat.” Kata beliau. Nabi bahkan mendoakan mereka, “Ya, Allah, berilah umatku ini hidayah karena mereka belum mengetahui.”
Orang Yahudi itu kembali berkata, “Nabi Nuh AS berdoa kepada Tuhannya, lalu turunlah hujan deras dari langit.”

“Ya itu benar. Nabi Nuh AS berdoa dalam keadaan marah sementara hujan deras diturunkan Allah SWT karena kasih sayang.” Jawab Sayyidina Ali. “Ketika Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, datang penduduk Madinah pada hari Jum’at kepada beliau. ‘Wahai Rasulullah, sudah lama hujan tidak turun. Pohon-pohon menguning (kering), dedaunan berjatuhan,’ keluh mereka. Lalu beliau mengangkat kedua tangannya, sehingga tampak putih lipatan pangkal kedua tangannya. Langit yang semula bersih tidak berawan, tiba-tiba berubah menjadi gelap dan turunlah hujan yang deras, begitu derasnya sehingga seorang pemuda yang gagah perkasa hampir mati karena pulang ke rumahnya karena derasnya hujan yang mengakibatkan banjir. Kejadian itu berlangsung selama seminggu. Mereka kembali mendatangi beliau pada hari Jum’at berikutnya, “Ya Rasulullah, ruamh-rumah menjadi hancur, kendaraan dan transportasi terhenti.” Keluh mereka lagi. Beliau tersenyum sejenak, “Beginilah cepatnya manusia bosan.” Kata beliau. Lalu beliau berdoa, “Ya Allah, jadikanlah ini semua menguntungkan kami dan tidak membahayakan kami.” Maka hujanpun mulai reda di sekitar kota Madinah sedangkan di kota Mandinah sendiri hujan berhenti total. Itulah mukjizat Nabi Muhammad SAW.”

4. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Hud AS 
Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Hud AS, karena Allah SWT telah menolongnya dengan mengirimkan angin, apakah Allah berbuat yang serupa terhadap Nabi Muhammad?” Tanyanya.

“Ya itu benar!” Jawab Sayyidina Ali. “Nabi Muhammad SAW telah diberitahu sesuatu yang lebih dari itu. Allah juga telah menolonngnya dari musih-musuhnya dengan angin dalam perang Khandaq. Allah mengirimkan anging kencang sehingga kerikil-kerikil berterbangan, lebih dari itu Allah memperkuat pasukan beliau dengan delapan ribu pasukan malaikat. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian, ketika datang kepada kalian tentara-tentara, lalu Kami kirim kepada mereka angin dan pasukan yang tidak kalian lihat.” (QS Al- Ahzab : 9).

5. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Saleh AS
Orang Yahudi berkata : “Lihatlah Nabi Saleh AS,” ujar Yahudi. “Allah telah menciptakannya untuknya seekor unta dari batu sebagai mukjizat
Sayyidina Ali menjawab, “Ya itu benar.” Kemudian beliau melanjutkan, “Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Kalau unta Nabi Saleh tidak berbicara dan tidak bersaksi atas kenabiannya, maka ketika kita bersama beliau dalam sebuah peperangan, tiba-tiba datang seekor unta mendekatinya bersuara dan berbicara, “Ya Rasulullah, sesungguhnya si fulan telah menggunakanku sampai aku besar dan kini dia hendak menyembelihku. Aku berlindung kepadamu darinya.” Kemudian beliau memanggil pemilik unta itu dan meminta unta darinya. Orang itu memberikannya kepada beliau.

Juga ketika kami bersama beliau, tiba-tiba datang seorang Arab dari pedalaman menuntun untanya. Orang pedalaman itu hendak dipotong tangannya karena ulah para saksi yang telah memberikan kesaksian palsu. Kemudian unta itu, berbicara dengan belia, “Ya Rasulullah, sesungguhnya orang ini tidak berdosa, para saksi yang ini memberikan kesaksian secara paksa. Sebenarnya pencuriku adalah seorang Yahudi.”

6. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Ibrahim AS 
Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Ibrahim AS, karena dia telah mengetahui Allah SWT dengan perenungan (i’tibar). Pembuktiannya telah meliputi keimanan terhadap-Nya.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah mengenal Allah SWT dengan i’tibar sebagaimana Nabi Ibrahim AS. Namun, Nabi Ibrahim AS mengenal Allah dalam usia lima belas tahun sementara Rasulullah SAW mengenal-Nya semenjak usia tujuh tahun. Pernah sejumlah pedagang Nasrani datang. Mereka menurunkan dagangan mereka di antara bukit Shafa dan Marwa. Sebagian dari mereka melihat beliau, Muhammad SAW lalu mereka mengetahui sifat, karakter, dan berita akan kebangkitannya sebagai nabi dan mereka mengetahui beberapa mukjizatnya.

Para pedagang Nasrani itu bertanya kepada Muhamamd SAW, “Wahai anak kecil, siapa namamu?” Beliau menjawab, “Muhammad.” Mereka bertanya, “Siapa nama ayahmu?” Beliau menjawab, “Abdullah.” Mereka bertanya, “Apa nama ini (mereka bertanya sambil menunjuk bumi)?” Beliau menjawab, “Bumi.”

Mereka bertanya, “Apakah nama itu (mereka bertanya sambil menunjuk langit)?” Beliau menjawab, “Langit.” Mereka bertanya, “Siapa yang menciptakan bumi dan langit?” Beliau menjawab “Allah.” Lalu Muhammad SAW menyentak mereka, “Apakah kalian meragukan tentang Allah SWT? Celaka kamu, wahai Yahudi.” Beliau telah mengetahui Allah dengan i’tibar pada saat kaumnya kufur, bersumpah dan menyembah patung-patung, tetapi beliau berkata, “Tiada Tuhan selain Allah.”
Orang Yahudi berkata kembali, “Nabi Ibrahim AS telah terhijabi dari mata Namrud sebanyak tiga kali.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Namun Nabi Muhammad SAW telah terhijabi dari dari mata orang-orang yang hendak membunuhnya sebanyak lima kali. Sama tiga jumlahnya dan bahkan lebih dua.

Kelima hijab yang dimaksud adalah ketika Allah berfirman : ‘Dan Kami jadikan penutup dihadapan mereka, adalah hijab (penutup) yang pertama.’ Dan dari belakang mereka,’ adalah hijab kedua. ‘Lalu Kami tutup mata mereka sehingga tidak dapat melihat,’ (QS Yaasin : 9) adalah hijab ketiga. Hijab yang keempat adalah firman Allah SWT yang berbunyi,

“Dan apabila kamu membaca Al Qur’an niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup.” (QS al-Isra’ : 45)

Sedangkan hijab yang kelima adalah firman Allah SWT yang berbunyi,
“Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.” (QS Yassin,8)
Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Nabi Ibrahim AS telah membungkan mulut orang kafir dengan kenabiannya.”

Sayyidina Ali berkata, “Benar! Pernah Nabi Muhammad SAW didatangi orang yang mendustakan hari kebangkitan setelah kematian, orang itu adalah Ubai bin Khalaf al-Jumahi, dia membawa tulang yang hancur lalu berkata, “Wahai Muhammad, siapakah yang akan menghidupkan kembali tulang belulang ini padahal sudah hancur?” Lalu Allah SWT menurunkan atas Muhammad sebuah ayat yang membungkam mulut orang itu,

“Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk” (QS Yassin : 79)
Akhirnya orang itupun pergi terbungkam. Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim telah menghancurkan patung-patung kaumnya dengan marah karena Allah SWT.”
Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad SAWT telah merobohkan tiga ratus enam puluh patung di dalam Ka’bah dan membersihkan semenanjung Arabia dari patung-patung serta mengalahkan orang-orang yang menyembah patung dengan pedang.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim AS pernah dilemparkan oleh kaumnya ke dalam api, tetapi dia pasrah dan sabar, akhirnya Allah menjadikan api itu dingin dan menyelamatkannya. Apakah Allah berbuat yang sama terhadap Muhammad?”
Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Ketika Nabi Muhammad pergi ke Khaibar, seseorang wanita Khaibar meracuninya, tetapi Allah menjadikan racun itu dingin (tidak bereaksi) di dalam perutnya sampai akhir wafatnya. Padahal racun itu, jika berada di dalam perut akan membakar seperti api yang membakar. Itu adalah kekuasaan-Nya, janganlah kamu mengingkarinya.”

7. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Ya’qub AS 
Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Ya’qub AS. Dia mendapatkan nasab yang sangat besar. Allah menjadikan para Nabi dari tulang rusuknya. Marya putri Imran adalah termasuk keturunannya.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad mendapatkan nasab yang lebih besar. Allah menjadikan Fathimah, wanita penghulu alam raya, sebagai putrinya. Al-Hasan dan al-Hussein sebagai cucunya.

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ya’qub bersabar karena perpisahan putranya sampai-sampai dia hampir sakit parah karena sedih.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Ya’qub benar-benar sedih, namun kesedihannya berakhir dengan perjumpaan. Tetapi Nabi Muhammad ketika putranya yang tersayang, Ibrahim, diambil selagi beliau masih hidup. Allah mengujinya agar beliau mendapat simpanan yang besar nanti. Beliau bersabda, “Jiwa pilu dan hati terluka. Dan kamu sangat sedih atasmu wahai Ibrahim. Kami tidak mengatakan sesuatu yang memurkakan Allah.” Dalam semua itu, beliau mengutamakan kerelaan terhadap Allah SWT dan pasrah kepada-Nya dalam segala perbuatan.”

8. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Yusuf AS 
Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Yusuf AS, dia menyimpan pahitnya perpisahan. Dia dijerumuskan ke dalam penjara demi menghindari kemaksiatan. Dia dilemparkan ke dalam lubang yang gelap sebatang kara.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad menyimpan pahitnya keterasingan. Beliu meninggalkan keluarga, anak dan harta untuk berhijrah dari Haramullah (Ka’bah, Mekah). Ketika Allah melihat kesedihan dan perasaan pilu, Allah memperlihatkan kepadanya sebuah mimpi yang menyamai mimpinya Nabi Yusuf AS dalam takwilnya dan Allah membuktikan kebenaran mimpinya kepada seluruh alam raya. Allah SWT berfirman :

“Sungguh, Allah akan Membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, jlka Allah Menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah Mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, dan selain itu Dia telah Memberikan kemenangan yang dekat.” (QS al-Fath, 27).
Kalau Nabi Yusuf AS ditahan dalam penjara, maka Rasulullah SAW dipenjara di Syi’ib selama tiga tahun. Beliau diisolir dari sanak family dan kerabatnya. Allah SWT telah memperdaya mereka (orang-orang kafir Quraisy) dengan mengutus makhluk-Nya yang paling lemah (rayap), lalu rayap itu memakan surat perjanjian yang mereka tulis.

Kalau Nabi Yusuf AS dilemparkan ke dalam lubang gelap, maka Nabi Muhammad SAW telah menyembunyikan dirinya di dalam gua karena ulah musuhnya, sampai-sampai beliau berkata kepada sahabatnya, “Janganlah kamu sedih. Sesungguhnya Allah SWT bersama kita,” Allah memujinya dalam kitab-Nya.

9. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Musa AS.
Orang Yahdui berkata : “Lihatlah Nabi Musa bin Imran as. karena Allah telah memberinya Taurat yang memuat hukum-hukum.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Nabi Muhammad SAW telah diberi surat al-Baqarah dan al-Maidah yang sama dengan Kitab Injil, beliau juga diberi surat Thawasin (surat-surat yang didahului dengan huruf Tha, Sin), surat Thaha, sebagian surat-surat al-Mufashshal (yang sedang sehingga sering dipisah-pisah) dan al-Hawamim (surat-surat yang dimulai dengan Ha, Mim) yang sama dengan kitab Taurat, beliau juga diberi sebagian surat-surat al-Mufashshal dan surat-surat yang didahului dengan Shabbaha yang sama dengan kitab Zabur; beliau diberi surat Bani Israil dan surat Bara’at yang sama dengan shuhuf Ibrahim AS dan shuhuf Musa AS, kemudian Allah SWT menambah beliau dengan as-Saba’ ath Thiwal (tujuh surat yang terpanjang) dan surah al-Fatihah.”

Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Nabi Musa AS dipanggil untuk bermunajat kepada Allah di atas bukti Sina.”

Sayyidina Ali berkata, ‘Ya itu benar. Allah telah mewahyukan kepada Muhammad SAW di Sidratul Muntaha. Kedudukan beliau di langit terpuji dan di Sidharatul Munthaha beliau disebut-sebut.

Orang Yahudi berkata, “Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (QS Thaha, 39). Allah telah memberikan kasih sayang kepada Musa AS.’
Sayyidina Ali menjawab,”itu benar, tetapi Allah telah memberikan kepada Nabi Muhammad SAW sesuatu yang lebih mulia dari itu. Selain Allah memberikan kasih sayang kepadanya, Dia juga telah menyertakan nama Muhammad dengan nama-Nya sehingga syahadat tidak sempurna kecuali dengan ungkapan, “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.” Ikrar itu disebut-sebut di atas mimbar, maka tidak dikumandangkan sebutan Allah kecuali dikumandangkan pula sebutan Muhammad SAW.’

Orang Yahudi berkata, ‘Nabi Musa AS telah diutus untuk menghadapi Fir’aun dan memperlihatkannya kepadanya tanda yang besar.”

Sayyidina Ali berkata : “Itu benar, Nabi Muhamamd SAW juga diutus untuk menghadapi beberapa Fir’aun, seperti Abu Jahal, Utbah bin Rabi’ah, Syaibah, Abi al0Bukhari, Nidhir bin Harits, Ubai bin Khalaf, dan diutus kepada lima orang yang dikenal dengan para pengolok, al-Walid bin al-Mughirah al-Makhzumi, al-‘Ash bin Wa’il al-Suhami, Aswad bin Abd Yaghuts az Zuhri, Aswad bin al-Muthalib dan al-Harits bin Thalathilah. Maka beliau memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda yang besar di alam raya ini dan di dalam diri mereka sendiri sehingga jelas bagi mereka bahwa Dia itu benar.”

Orang Yahudi berkata, “sesungguhnya Musa bin Imran telah diberi tongkat yang berubah menjadi seekor ular.”

Sayiddina Ali menjawab, ‘Ya itu benar, Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuati yang lebih hebat daripada itu. Pernah ada seseorang yang menuntut hutang kepada Abu Jahal bin Hisyam seharga seekor kambing yang dia beli dari orang itu. Tetapi Abu Jahal tidak memperdulikannya. Dia tengah asyik duduk sambil minum-minuman keras. Setiap kali orang menagihnya, tetapi tidak berdaya sama sekali dan selalu diacuhkan oleh Abu Jahal. Beberapa orang disekitar itu berkata kepada orang tersebut sambil menghina, “siapa yang kamu tagih?”

“Amr bin Hisyam (abu Jaha). Dia mempunyai hutang kepadaku,” Mereka berkata, “Maukah kami tunjukkan orang yang mampu menjalankan hak-hak?” Orang itu berkata ‘Ya.” Mereka lalu menunjukkan Nabi Muhammad SAW.

Pada saat Abu Jahal mengetahui rencana orang tersebut yang meminta pertolongan kepada Nabi Muhammad SAW, Abu Jahal berkata dalam hatinya, “Mudah-mudahan Muhammad datang kepadaku dan membutuhkanku, sehingga aku dapat mempermalukannya.” Orang yang sedang menuntut haknya itu datang kepada Nabi Muhammad SAW seraya berkata, “Wahai Muhammad, aku mendengarkan bahwa hubungan antara dirimu dengan Amr bin Hisyam baik. Aku datang minta bantuan dirimu.” Kemudian beliau pergi bersamanya manghadap Abu Jahal. Beliau berkata,’Bangunlah wahai Abu Jahal. Berikan kepada orang ini haknya.’ Lalu Abu Jahal segera bangun dan memberikan kepada orang haknya. Ketika Abu Jahal kembali ketempat semula, teman-temannya berkata, ‘Kamu mengerjakan itu karena taku kepada Muhammad?’, Abu Jahal berkata, ‘Celaka kalian, maafkan aku. Sesungguhnya ketika dia datang, aku lihat di sebelah kanannya orang-orang yang membawa pisau yang bersinar dan disebelah kirinya ada dua ekor ular yang menampakkan giginya dan dari matanya keluar sinar. Sekiranya aku menolak, maka perutku tidak aman dari tikamannya dan aku akan diterkam ular itu, dan itu lebih berat bagiku daripada memberikan hak.’

Ketika Nabi Muhammad SAW mengajak ketauhid dan menyalahkan kemusyrikan, para tokoh kaum musyrikin marah, lalu Abu Jahal berkata, “Demi Allah mati lebih baik bagi kita daripada hidup. Tidak adakah diantara kalian, wahai kaum Quraisy, seorang yang akan membunuh Muhammad?” Mereka menjawab, ‘Tidak ada.’ “kalau begitu saya yang akan membunuhnya,’ Seandainya keluarga Abdul Muthalib akan menuntut balas, biarlah aku yang terbunuh, kata Abu Jahal. Mereka lalu berkata, “Sesungguhnya jika kamu melakukan itu, maka telah berbuat kebaikan yang akan selalu diingat.”

Kemudian Abu Jahal pergi ke Masjid al-Haram dan melihat Rasulullah SAW berthawaf sebanyak tujuh putaran, kemudian beliau sholat dan sujud sangat lama. Kemudian Abu Jahal mengambil batu dan membawanya ke arah kepala Nabi Muhammad SAW, ketika dia telah mendekatinya, datanglah unta jantan dari arah beliau dengan membuka mulutnya ke arah Abu Jahal. Melihat itu, Abu Jahal ketakutan dan diapun gemetaran, maka batu itu jatuh melukai kakinya, kemudian dia pulang dengan muka yang pucat dan berkeringat. Kawan-kawannya bertanya, ‘Kami tidak pernah melihat kamu seperti sekarang ini.” Abu Jahal berkata, ‘Maafkan aku, aku sungguh melihat unta jantan yang membuka mulutnya dari arah Muhammad, ia hampir menelanku, maka aku lempar batu itu dan mengenai kakiku.”
Orang Yahudi berkata, “Nai Musa AS telah diberi tangan yang keluar darinya cahanya putih. Apakah Muhammad mempunyai hal seperti itu?”

Sayiddina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAW diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya terpancar dari sebelah kanan dan sebelah kirinya cahaya setiap kali beliau duduk. Cahaya itu disaksikan oleh semua orang.”
Orang Yahudi berkata, “Nabi Musa dapat membuat jalan di laut. Apakah Muhammad dapat berbuat semacam itu?”

Sayyidina Ali menjawab, “Itu benar, Nabi Muhammad SAW telah berbuat sama. Ketika kami keluar dalam perang Hunain, kami menghadapi danau yang kami perkirakan sedalam empat belas kaki dari ketinggian badan manusia. Mereka berkata, “Ya Rasulullah, musuh di belakang kita sedangkan danau di depan kita, seperti yang dikatakan kaum Nabi Musa AS, ‘Kita akan terkejar.’ Lalu Rasulullah SAW turun dan berdoa, ‘Ya Allah, sesungguhnya Engkau jadikan untuk setiap utusan sebuah bukti, maka perlihatkanlah kepadaku kekuasaan-Mu.” Kemudian kami mengurangi lautan dengan menunggangi kuda dan unta yang kakinya tidak basah. Lalu kami pulang dengan kemenangan.

Orang Yahudi berkata, “Nabi Musa AS telah diberi batu, kemudian batu itu mengeluarkan dua belas mata air.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Ketika Nabi Muhammad SAW turun di Hudaibiyah dan diboikot oleh penduduk Mekah, beliau diberi sesuatu yang lebih hebat dari itu. Pada waktu itu, sahabat-sahabat beliau mengadu kepada beliau. Mereka kehausan sehingga pangkal tulang kuda mereka menonjol. Kemudian beliau mengambil kain Yaman dan meletakkan tangannya di atas kain itu, lalu keluarlah air di sela-sela jari jemari beliau. Kamu merasa kenyang demikian pula kuda-kuda kami, bahkan kami penuhi kantong-kantong air.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Musa AS telah diberli burung dan manisan dari langit (al manna wa salwa’). Apakah Muhammad juga diberi sesuatu sama seperti itu?”
Sayidinna Ali berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAW diberi seuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Allah SWT menghalalkan harta rampasan perang untuk beliau dan umatnya, dan tidak dihalalkan untuk siapa pun sebelumnya. Dan ini lebih utama dari manna dan salwa’. Kemudia lebih dari itu, Allah SWT menganggap niat beliau dan umatnya sebagai amal kebaikan, dan tidak menganggapnya amal kebaikan untuk seseorang sebelum beliau. Oleh karena itu, jika seseorang hendak berbuat kebaikan tapi belum mengerjakannya, maka ditulis untuknya suatu kebaikan, dan jika dia mengerjakannya, maka ditulis sepuluh kebaikan.”

10. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Dawud AS. 
Orang Yahudi berkata : “Lihatlah Nabi Dawud AS, sebab Allah telah memberinya kekuatan untuk melunakkan besi, kemudian dengan kekuatannya dia membuat baju besi.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhamamd SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Allah telah memberiya kekuatan untuk membuat gua dari batu gunung yang keras. Batu Shakhrah di Baitu Maqdis menjadi cekung dengan tangan beliau, dan kami telah melihatnya.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Dawud AS menagis karena kesalahan dan kekhilafannya sehingga gunung bergetar karena takut tangisan darinya.”
Sayyidina Ali berkata, “Iya itu benar.” Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya beliau jika mendirikan sholat, terdengar dari dadanya suara gemuruh seperti gemuruh bejana yang berisi air panas yang mendidih karena isak tangisnya yang sangat, padahal Allah telah membebaskannya dari siksa-Nya. Beliau berdiri sholat di atas kakinya puluhan tahun sehingga bengkak kedua telapak kakinya dan pucat pasi wajahnya. Beliau sholat sepanjang malam sehingga Allah menegurnya.’

Thaahaa. Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah. (QS Thaahaa, 1-2)

Terkadang beliu menangis sampai pingsan, seorang bertanya kepadanya, “Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang?” Beliau menjawab, “Benar. Namun tidakkah aku pantas menjadi hamba yang banyak bersyukur.”

11. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Sulaiman AS 
Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Sulaiman AS, karena dia telah diberi kerajaan yang tidak layak diberikan kepada siapapun setelahnya.”

Sayyidina Ali berkata : “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Telah turun kepada satu malaikat yang tidak pernah turun kepada siapapun sebelumnya, yaitu Malaikat Mikail. Malaikat Mikail berkata kepada beliau, ‘Ya Muhammad. Hiduplah kamu menjadi seorang raja yang senang,. Untukmu kunci-kunci khazanah bumi. Tunduk kepadamu gunung dan batu dari emas dan perak. Itu semua tidak mengurangi apa yang tersimpan untukmu di akhirat kelak sedikitpun.” Lalu dia menunjuk Malaikat Jibril AS dan meminta darinya agar bertawadu’. Kamudian Nabi Muhammad SAW berkata : ‘Tidak, tetapi aku ingin hidup sebagai nabi dan hamba. Sehari makan dan dua hari tidak makan. Aku ingin bergabung dengan saudara-saudaraku dari kalangan nabi sebelumku.’ Maka Allah memberinya telaga kautsar dan hak syafaat. Ini lebih besar 70.000 kali lipat dari kerajaan dunia dari permulaan sampai akhir. Dan Allah menjanjikan kedudukan yang terpuji (al maqam al Mahmud). Di hari kiamat nanti Allah akan mendudukannya di atas Arsy. Itu semua lebih mulia dari apa yang telah diberikan kepada Nabi Sulaiman bin Dawud AS.’

Orang Yahudi berkata. “Angin telah diciptakan untuk Nabi Sulaiman AS. Angin itu membawa pergi Sulaiman di negerinya dalam sebuah perjalanan, perginya satu bulan dan pulangnya satu bulan.”

Sayyidina Ali berkata, ‘Ya itu benar.’ Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Dia telah diisra’kan dari Masjid al Haram ke Masjidil al Aqsa, yang biasa ditempuh satu bulan, lalu di bawa naik ke kerajaan langit, yang memerlukan waktu lima puluh ribu tahun, dalam waktu kurang dari sepertiga malam.’
Orang Yahudi berkata, “Telah diciptakan jin-jin untuk taat kepada Nabi Sulaiman AS. Mereka bekerja untuk Sulaiman ketika membuat mihrab dan patung.”
Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Sulaiman AS, tetapi mereka dalam keadaan kafir, sementara jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Muhammad SAW dalam keadaan beriman. Telah datang kepada beliau sembilan tokoh jin dari Yaman dan dari Bani Amr bin Amir. Mereka adalah Syashot, Madhot, Hamlakan, Mirzaban, Mazman, Nadhot, Hashib, Hadhib dan Amr. Merekalah yang disebutkan dalam al-Qur’an.’

‘Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan (Al Qur’an), lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur’an yang menakjubkan. (QS al-Jin : 1).’

‘Mereka berbaiat kepada beliau untuk menjalankan puasa, sholat, zakat, haji dan jihad. Ini lebih hebat dari yang diberikan kepada Nabi Sulaiman AS.”

12. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Yahya AS 
Orang Yahudi berkata, ‘Lihatlah Nabi Yahya bin Zakaria AS karena dia waktu kecil telah diberi hikmah, kebijaksanaan dan pemahaman. DIa menangis tanpa berbuat kesalahan dan dia senantiasa berpuasa terus menerus.”
Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Nabi Yahya AS hidup pada masa tiada berhala-berhala dan kejahiliahan.”

Sementara Muhammad pada masa kecilnya telah diberi hikmah dan pemahaman di tengah para penyembah berhala dan setan. Beliau sama sekali tidak menyukai berhala, tidak pernah aktif dalam upacara-upacara mereka dan tidak pernah berdusta sama sekali. Beliau seorang yang jujur, terpercaya dan bijaksana. Beliau senantiasa menyambung puasa dalam seminggu, terkadang kurang dan terkadang lebih. Beliau pernah berkata, “Aku tidak seperti kalian. Aku berada di samping Tuhanku. DIa Yang memberiku makan dan minum.” Beliau selalu menangis sehingga air matanya membasahi tempat sholatnya karena takut kepada Allah SWT tanpa kesalahan.

13. Perbandingan Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa AS
Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Isa bin Maryam AS. Mereka meyakini bahwa dia dapat berbicara dalam buaiannya dalam keadaan masih bayi.”
Sayyidina Ali berkata, ‘Yai itu benar. Nabi Muhammad SAW keluar dari perut ibunya sambil meletakkan tangan kirinya di atas tanah dan tangan kanannya diangkay ke atas beliau menggerakkan kedua bibirnya dengan ucapan tauhid. Lalu terpancarlah dari mulutnya cahaya sehingga penduduk Mekah dapat melihat istana-istana Bashrah dan istana-istana merah di negeri Yaman dan sekitarnya. Dunia menjadi terang benderang di malam kelahiran Nabi Muhammad SAW sehingga jin, manusia dan setan ketakutan.

Mereka berkata, ‘Telah terjadi peristiwa besar di muka bumi ini.’ Pada malam kelahiran beliau, para malaikat naik turun dari langit, bertasbih dan memuji Allah.”
Orang Yahudi berkata, ‘Mereka meyakini bahwa Nabi Isa AS telah menyembuhkan orang bisu dan orang yang menderita penyakit belang dengan izin Allah SWT.”
Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Muhammad telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah menyembuhkan orang dari penyakitnya. Ketika beliau duduk, beliau bertanya tentang seorang sahabat beliau, lalu para sahabat beliau berkata, “Ya Rasulullah, dia terkena musibah sehingga dia seperti seekor anak burung yang tidak berbulu.” Kemudian beliau mendatanginya, ternyata orang itu benar-benar seperti anak burung yang tidak berbulu karena beratnya musibah. Beliau berkata, “Apakah kamu telah meminta sesuatu dengan doa?”

Dia menjawab, “Ya. Aku pernah berdoa kepada Allah agar segala siksaan yang akan menimpaku di akhirat nanti, disegerakan di dunia ini,”

Kemudian Nabi berkata, “bacalah doa ini, ‘Ya Allah, berilah kami di dunia kebaikan dan di akhirat kebaikan, dan jagalah kami dari azab neraka.” Maka orang itupun mengucapkannya, lalu dia segera bangun dan sehat.

Juga pernah seseorang datang dari Junainah yang menderita lepra. Dia mengadu kepada beliau. Lalu beliau mengambil mangkuk berasa air dan beliau meludahinya, kemudian beliau berkata, “Basuhlah badanmu dengan air ini!” Orang itu lalu mengerjakannya dan kemudian sembuh seakan-akan tidak terjadi apa-apa.’
Orang Yahudi berkata, “Mereka meyakini bahwa Nabi Isa AS telah menghidupkan orang yang telah mati dengan izin Allah SWT.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Sungguh telah bertasbih sembilan kerikil di tangan Nabi Muhammad SAW suranya sampai terdengar padahal kerikil itu tidak bernyawa. Beberapa orang yang sudah mati berbicara dengannya dan meminta bantuan darinya dari siksaan kematian. Kamu meyakini bahwa Nabi Isa AS berbincang-bincang dengan orang-orang yang sudah mati, Nabi Muhammad SAW mempunyai pengalaman yang lebih mengaggumkan dari itu. Ketika beliau singgah di Thaif sementara kaum Thaif memboikot beliau. Mereka mengirim seekor kambing yang sudah dipanggang dan dicampur racun, lalu kambing itu berbicara, “Wahai Rasulullah, jangan engkau makan aku, karena aku telah diberi racun. Beliau telah diajak bicara oleh kambing yang sudah disembelih dan dibakar. Beliau juga memanggil pohon, lalu pohon itu menghampirinya. Binatang-binatang buas berbicara dengan beliau dan bersaksi atas kenabian beliau. Ini semua lebih besar dari yang diberikan kepada Isa AS.’

Orang Yahudi berkata, ‘Nabi Isa AS telah memberitahu kaumnya tentang apa yang mereka makan dan mereka simpan di rumah-rumah mereka.”

Sayyidina Ali menjawab, “Itu benar. Nabi Muhammad SAW telah berbuat sesuatu yang lebih besar daripada itu. Kalau Nabi Isa AS memberitahu apa yang ada di belakang tembok, maka Nabi Muhammad SAW telah memberitahu tentang perang Mu’tah, padahal beliau tidak menyaksikannya dan beliau menjelaslkan tentangnya dan orang-orang yang syahid di sana padahal jarak antara tempat perang dengan beliau sejauh perjalanan sebulan.”

Akhirnya orang Yahudi tersebut mengucapkan dua kalimah syahadat dan bersaksi bahwa tiada kedudukan dan keutamaan yang Allah berikan kepada Nabi melainkan Dia berikan juga kepada Rasulullah SAW dengan tambahan.

Ibnu Abbas r.a. berkata, “Aku bersaksi, wahai ayah al-hasan, bahwa engkau adalah orang yang sangat dalam pengetahuannya.”

Sayyidina Ali menjawab, “Bagaimana aku tidak mengatakan tentang seorang yang Allah sendiri mengagungkannya dalam al-Qur’an, Sesungguhnya engkau berada di atas akhlak yang agung.”

Wallahu a’lam

Tinggalkan komentar »

“SELAMAT BERPISAH WAHAI BULAN MULIA RAMADHAN”

“SELAMAT BERPISAH WAHAI BULAN MULIA RAMADHAN”
Oleh: Habib Munzir Al Musawa
Image
Hari hari terakhir Ramadhan adalah malam-malam tangis sedih bagi hamba-hambaNya SWT. Mereka sangat sedih berpisah dengan Ramadhan, seraya merintih:
Selamat berpisah wahai Bulan Sujud…
Selamat berpisah wahai Bulan Puasa…
Selamat berpisah wahai Bulan Taubat…
Selamat berpisah wahai Bulan al-Quran…
Selamat berpisah wahai Bulan Ahlul Badr…
Selamat berpisah wahai Bulan Fatah Makkah…
Selamat berpisah wahai Bulan Nuzulul Quran…
Selamat berpisah wahai Bulan Sabar…
Selamat berpisah wahai Bulan Syukur…
Selamat berpisah wahai Bulan Pengampunan…
Selamat berpisah wahai Bulan Rahmat Nya SWT…
Selamat berpisah wahai Bulan Pelepasan dari Api Neraka…

Ahlussunnah wal Jama’ah bersujud setiap malamnya dalam shalat Tarawih sebanyak 40 kali sujud, sebagaimana seluruh madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah, berupa madzhab Syafi’i, Maliki, Hanbali dan Hanafi kesemuanya menjalankan Tarawih paling sedikit sebanyak 20 rakaat yang berarti paling sedikit mereka 40 kali bersujud setiap malamnya. Dan dalam sebulan penuh Ramadhan mereka menyempurnakan paling sedikit 1.200 kali sujud pada Allah SWT. Inilah malam-malam ribuan sujud ummat Muhammad SAW. Dan Rasul SAW. telah bersabda: “Allah mengharamkan api neraka untuk membakar anggota sujud.” (Shahih Muslim). Ya Rabb jadikan kami ahlussujud.

Berakhir di penghujung Ramadhan, 1 Syawal, saya menghimbau seluruh muslimin untuk bersatu dalam shaf Ahlussunnah wal Jama’ah, jangan memisahkan diri dari kelompok besar muslimin Arba’a Madzahib (4 madzhab besar), bersatulah. Sungguh Rasul SAW. bersabda: “Jika kalian melihat hal yang tak kalian senangi pada penguasa kalian, maka bersabarlah. Sungguh barangsiapa yang keluar sejengkal dari jamaah muslimin lalu ia wafat, maka ia akan mati dalam kematian jahiliyah.” (Shahih Bukhari).

Jangan pisahkan dirimu dari Ahlussunnah wal Jama’ah. Sungguh keempat madzhab besar dimuka bumi ini memperbolehkan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sungguh keempat madzhab besar ini bertawassul. Sungguh keempat madzhab besar ini berziarah kubur. Sungguh keempat madzhab besar ini bertabarruk pada shalihin. Sungguh keempat madzhab besar ini tak ada yang melakukan Tarawih 11 rakaat, mereka bersujud paling tidak 40 kali setiap malamnya dalam Tarawih.

Dan kita mengikuti pengumuman pemerintah kita, kita bukan budak pemerintah, namun kita bukan pula pemberontak. Kita adalah ummat Sayyidina Muhammad SAW. Dan Rasulullah SAW. telah menginstruksikan untuk jangan berpisah dari jamaah Muslimin, dan bersabar atas kesalahan penguasa kita. Dan kita diinstruksikan untuk taat selama tak diperintah untuk bermaksiat.

Sungguh imam-imam kita telah berbuat demikian, mereka tak memberontak pada pemerintahan dan penguasa, padahal penguasa masa lalu sangatlah keji. Banyak imam-imam yang disiksa, dibantai, dicambuk, namun imam-imam kita lebih menyukai kedamaian dan membangun generasi mulia.

Saya pernah bertanya kepada Mufti Tarim al-‘Allamah al-Musnid al-Habib Ali al-Masyhur bin Hafidz (Hadhramaut, Yaman), mengenai: “Bagaimana kalau ternyata yang benar dalam memutuskan Idul Fithri itu justru yang memisahkan diri dari jamaah muslimin?”

Beliau menjawab: “Berpuasa di hari Idul Fithri demi mengikuti jamaah muslimin jauh lebih afdhal daripada berbuka namun memisahkan diri dari jamaah muslimin dan menyebabkan perpecahan muslimin.”

Demikian pendapat yang sama oleh al-‘Allamah Mufti Madinah al-Munawwarah al-Musnid al-Habib Zein bin Ibrahim bin Smith. Karena menyebabkan kebingungan muslimin, perpecahan dan memisahkan diri dari jamaah muslimin telah diancam mati dalam kekufuran oleh Nabi Saw. sebagaimana hadits di atas.

Maka dengan ini kita mengangkat kedua tangan kita, di malam malam terakhir penghujung bulan agung ini, agar Allah menyatukan sanubari muslimin, mengembalikan mereka yang memisahkan diri dari jamaah muslimin, untuk kembali pada shaf Ahlussunnah wal Jama’ah wa Madzahib al-Arba’ah.

Yaa Rabb.. kembalikan mereka pada shaf jamaah muslimin, Yaa Rabb mereka keluarga kami, teman, kami, saudara kami muslimin, genggam jiwa mereka dan kembalikan mereka pada shaf kami, Ya Rahman.. Yaa Rahiim..

Saudara dan saudariku, jadikanlah Idul Fithri ini persatuan muslimin, mereka yang berlebaran berbeda, jangan diikuti dan jangan pula dimusuhi, kita semua bertanggung jawab menyeru mereka untuk kembali, kita berlapang dada untuk pelahan-lahan mengembalikan mereka pada shaf mulia ini.

Rabbiy jangan kau haramkan kami dari sekecil-kecilnya anugerahMu di bulan agung ini. Rabbiy kami tak rela berpisah darinya kecuali Kau halalkan bagi kami seluruh anugerahMu yang tersimpan pada setiap kejap di bulan Ramadhan ini, Wahai Yang Maha Memiliki Ramadhan, Wahai Yang Maha Memiliki setiap anugerah sepanjang zaman, wahai Yang Maha Memiliki Kebahagiaan setiap waktu dan masa, Wahai Yang Maha Kekal dan Tunggal sebelum segalanya ada, hingga kesemuanya ada, hingga kesemuanya sirna, wahai Cahaya Keabadian yang menerangi jiwa hamba-hambaNya dengan iman dan kesejukan,.

Terangi jiwa kami dengan Cahaya NamaMu, jadikan NamaMu adalah Nama teragung dalam jiwa kami, Nama yang paling kami rindukan, nama yang paling kami harapkan, Nama yang paling kami dambakan dan cintai.

 

Tinggalkan komentar »

orang Mampu mengaku miskin, bolehkah terima zakat???

“Sering kita jumpai orang mampu tapi mengaku orang miskin. Pengakuan tersebut sebenarnya lebih dikarenakan faktor mental, yakni orang tersebut bermental miskin, karena keserakahannya terhadap harta yang ingin dimilikinya. Orang seperti itu tidak akan merasa cukup sebelum semuanya menjadi milik dia.Oleh karena itu, pengelola zakat harus berhati-hati dalam menyalurkan zakatnya jangan sampai salah sasaran ke tangan orang yang bukan mustahiq. Jika pemberian itu berupa hibah memang orang yang mampu berhak menerimanya. Asalkan penerima adalah orang yang membutuhkan atau pemberi hibah bermaksud mencari pahala. Dalam I’anatut-Thalibin disebutkan bahwa jika ada seseorang yang membayar zakat sebelum waktunya (ta’jil), dan orang fakir penerima zakat itu sudah tidak berhak lagi menerima zakat ketika waktu zakat tadi tiba, maka harta yang telah dizakatkan diambil lagi oleh muzakki. Memang orang yang mengaku fakir dan miskin bisa dibenarkan tanpa melalui sumpah, hanya saja orang kaya tidak mendapat bagian zakat. Demikian juga dijelaskan dalam Ma’rifatus-Sunan wal Atsar yang disusun Al-Baihaqi, “Tidak sah shadaqah diberikan kepada orang kaya dan orang mampu.”
Dalam kitab Tuhfatul Muhtaj fii Syarhil Minhaj, Ibnu Hajar Al-Haitami menjelaskan: “Jika pemberian diwakilkan kepada orang lain, dan barang diberikan kepada orang yang tidak diizinkan oleh muwakkil, maka penerima barang harus menggantinya (dhaman).” Demikian juga seorang karyawan atau pekerja yang mengaku belum dibayar (diberi upah) padahal sudah dibayar. Kemudian orang tersebut diberi upah, maka pemberian tersebut tidak halal baginya.

Hal ini dikarenakan dia telah berbohong sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar: “Jika seorang pekerja mengaku belum dibayar (diberi upah) secara bohong, kemudian ia pun diberi upah, maka ia tidak halal baginya untuk menerimanya dan ia tidak bisa memiliki upah tersebut.” 

Dengan kata lain orang yang mampu dan berada tetapi mengaku-ngaku miskin dengan tujuan medapatkan zakat dan kemudian ia mendapatkan zakat. Sesungguhnya zakat yang diterimanya menjadi barang yang haram bagi dirinya. Wallahu a’lam bish shawab.

 

(Sumber: Konsultasi Zakat LAZIZNU dalam Nucare yang diasuh oleh KH. Syaifuddin Amsir / Red. Ulil H)

Tinggalkan komentar »

Syafari Jombang PLAT S LTPLM

alhadulillah acara syafari Jombang sudah terselesaikan

acara tersebut meliputi Ziarah ke Makam Gus Dur, Ke Rumah Kyai-kyai Jombang, rumah mas yusron, dan rumah santri LTPLM (Nabil)

acara tersebut di mulai dari sebuah ide untuk berziarah dan silaturahmi yang di gagas oleh sdara M.Yaskun sebagai Ketua PLAT S.

Tujuan dari acara tersebut yang utama adalah untuk menyambung silaturahmi antara santri, Kyai-kyai di Jombang, dan ahlul ma’had. selain itu acara tersebut mempunyai tujuan untuk mengenang Presiden Gus Dur plus Ziarah para kyai2 yang telah meninggal.

inilah gallery Syafari Jombang Plat S

Image

ImageImage

ImageImage

Image

ImageImage

 

Inilah rangkaian dari Syafari Plat S, semoga bisa berlanjut dengan acara rutinan dan lebih mensilaturahmi . . .

amin . .

Wa’aallahu’alam bis Showab .. . !!!

 

Tinggalkan komentar »

PMDA KUIS

 

 

 

62

 

 

 


 

Teman-Teman, di bawah ini adalah soal-soal kuis susulan bagi teman-teman yang nilai kuisnya ada yang kosong (sesuai dengan data nilai di atas). Khusus untuk kuis Materi UYDEL, hanya untuk teman-teman yang tidak masuk saja (bertepatan karena KWU dulu).

Kuis susulan ini dilakukan via email. Soal ini dikirim kepada Anisa Chaesariana, Anisa Nurina, Nabillus Salam dan Anto Nur Cahyo (Mohon yang bersangkutan bertanggung jawab untuk menyebar kiriman ini ke semua mahasiswa kelas B). Jawaban kuis dikirim ke lintar.brillian@gmail.com dan l1l13n@yahoo.co.id . DEADLINE: 1 JANUARI 2013 PUKUL 21.00. EMAIL MASUK SETELAH DEADLINE TIDAK AKAN DIPROSES.

 

SOAL-SOAL KUIS SUSULAN

KUIS SOAL  SUSULAN ANALISA SOSIAL. Kode : Tgl 11-10-2012 (1)

  1. Jelaskan ragam kerangka berpikir analisa sosial?
  2. Berikan perincian cara melakukan analisa sosial terhadap permasalahan peranan wanita dalam rumah tangga pada masyarakat miskin?

 

KUIS SOAL  SUSULAN ANALISA SOSIAL. . Kode : Tgl 11-10-2012  (2)

  1. Apa titik masalah dan rencana tindakan apa saja yang terdapat dalam jurnal Zona Rehabilitasi Taman Nasional Meru Betiri?
  2. Apakah informasi posisi, luas, dan sumberdaya alam taman nasional yang diinformasikan dalam makalah tersebut berguna bagi inisiasi program pemberdayaan, jika iya coba sebutkan manfaatnya?

 

KUIS SOAL  SUSULAN. Kode : Tgl : 8-11-2012

  1. Sebutkan dan jelaskan strategi dalam pelaksanaan PNPM?
  1. Pengelolaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri terdiri dari?

 

KUIS SOAL SUSULAN. Kode : Tgl: 22-11-2012

  1. Jelaskan prinsip-prinsip yang menjadi acuan dalam pengembangan kelembagaan PNPM Mandiri ?
  2. Rekomendasi apa yang bisa kalian berikan untuk menunjang keberlangsungan program PNPM?
  3. Menurut kalian, apa kelebihan dan kekurangan dari keberadaan PPM-PNPM Mandiri dalam pelaksanaan pemberdayaan di lapang?

 

KUIS SOAL SUSULAN. Kode : Tgl: 27-11-2012

  1. Sebut dan jelaskan kelemahan praktik desentralisasi !
  2. Jelaskan tipologi pendekatan strategis desentralisasi dan demokrasi lokal !
  3. Sebutkan 3 agenda dan tantangan dari kerja desentralisasi dan demokarasi lokal !
  4. Sebutkan 3 masalah krusial dalam praktik otonomi daerah !

 

KUIS SOAL SUSULAN. Kode : Tgl: 6-12-2012

  1. Terkait dengan berbagai upaya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin, apa komentar anda?Tolong berikan contoh program pemberdayaan yang menurut saudara efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin?Beserta alasan realistisnya!

 

KUIS SOAL SUSULAN. Kode : Tgl: 13-12-2012

  1. Langkah apa saja yang diambil dalam project pengentasan HIV/AIDS oleh UYDEL?
  2. Bagaimana komentar Anda, mungkinkah hal itu (permasalahan di Uganda) terjadi di Indonesia dan apa pencegahannya?

 

 

 

KUIS SOAL SUSULAN. Kode : Tgl: 13-12-2012

  1. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan suatu masyarakat menjadi termajinalisasi !
  2. Jelaskan perbedaan termajinalisasi dan terdistorsi !

 

 

 

 

 

 

 Image

Tinggalkan komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.291 pengikut lainnya.